Kader Muda Partai Golkar

Desak Rizal Mallarangeng Mundur, Kader Golkar Tuntut Musdalub

Jakarta, Akuratnews.com - Kader Muda Partai Golkar (KMPG) mendesak DPP Golkar untuk segera mencopot Rizal Mallarangeng sebagai Plt Partai Golkar DKI Jakarta. KMPG menilai Rizal Mallarangeng wanprestasi dan gagal mengemban amanah tersebut.

"Kami menilai 'Celli', sapaan Rizal Mallarangeng wanprestasi & telah gagal mengemban amanah tersebut." Ujar R. Lintang Fisutama, Koordinator Lapangan KMPG dalam keterangan resmi yang diterima redaksi Akuratnews.com, Senin (7/7/2019).

Menurut Lintang, banyak alasan yang membuat Celli harus diganti dan dilengserkan dari jabatannya. "Segera Musdalub Partai GOLKAR DKI Jakarta." Kata Lintang

Berikut data yang diungkap oleh KMPG, diantaranya:

1. Secara kelembagaan Partai GOLKAR Di DKI Jakarta menjadi lemah , 2 Plt memimpin Partai GOLKAR DKI Jakarta namun roda organisasi tidak berjalan di setiap tingkatan , tidak digelarnya MUSDALUB yang menghasilkan Ketua Definitif .

2. Perolehan Partai GOLKAR DKI Jakarta memprihatikan hanya ada di urutan ke 9 jauh di bawah PSI yang merupakan partai 'anak kemarin'. Peringkat itu jauh telah dijanjikan oleh Celli sebelum pemilu.

3. Target GOLKAR DKI 22 Kursi DPRD DKI pada pemilu 2019 lalu. Tapi angka-angka iti hanya mimpi, bahkan kursi yg ada malah hilang atau berkurang yang sebelumnya' semula 9 kursi. Kini, pada pemilu 2019 hanya 6 kursi.

4. Untuk kursi DPR RI hanya memdapatkan 1 kursi dari semula 3 kursi. Itu pun masih sengketa di Mahkamah Konstitusi atau MK. Itu artinya Golkar DKI bisa gigit jari, dan tak bisa mendapatkan kursi DPR RI.

5. Tak hanya itu, Celli terlalu lama.jadi pejabat Plt. Jika dihitung dari masa pelantikannya pada tanggal 8 September sudah 9 bulan menjadi Plt. Kenapa Plt terlalu lama?

6. Celli sebagai Plt Ketua DPD Partai GOLKAR DKI Jakarta melanggar konstitusi partai karena mengangkat PLt Ketua DPD Partai GOLKAR Jakarta Pusat, Sejatinya, sebagai Pelaksana Tugas tidak dibenarkan melakukan pengambilan keputusan yg sifatnya strategis.

7. Rizal tidak memamahi politik kultural masyarakat Jakarta. Andai Celli paham kultur atau budaya orang Jakarta, dengan sangat mudah meraih target suara pada pemilu lalu. Karena Celli tak banyak paham budaya warga Jakarta, maka kebijakan atau langkah politik swlama proses pemilu 2019 salah dan berujung pada target tak tercapai bahkan kehilangan kursi yang sebelumnya diraih.

8. Tidak ada langkah- langkah upaya- upaya untuk persiapaan menggelar Musdalub, bukti pembungkaman demokrasi di tubuh partai Golkar DKI Jakarta .

Lintang mengatakan, KMPG meminta tanggung jawab moril kepada Rizal karena dinilai gagal memimpin Golkar. KMPG menuntut agar segera dilakukan Musdalub.

"Untuk itu, kami kader Muda Golkar Meminta tanggung jawab moril atas kegagalan Rizal Mallarangeng memimpin kami dan segera menggelar Musdalub!" Tandasnya.**

Penulis:

Baca Juga