oleh

Dhea Imut Menangi Gugatan Atas Perusahaan Jasa Ekspedisi

Jakarta, Akuratnews.com – Perseteruan artis cantik Dhea Imut dengan sebuah jasa ekspedisi internasional dinyatakan sudah berakhir. Berdasarkan putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, perusahaan tersebut selaku tergugat dinyatakan lalai karena tidak mengirimkan paket berisi kamera DSLR sesuai tujuan.

Putusan yang dibacakan oleh majelis hakim dalam persidangan yang berlangsung 23 Juli 2018 tersebut, tentu saja dianggap Dhea Imut dan keluarganya telah memberi rasa keadilan.

“Alhamdulillah setelah hampir 9 bulan, kita akhirnya happy ending. Kita dapat hak kita, mendapatkan keadilan. Mudah-mudahan jadi pelajaran untuk orang banyak,” kata Dea Imut ditemui di kantor pengacara Henry Indraguna, kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Henry mengatakan bahwa putusan pengadilan pada tanggal 23 Juli 2018 sudah inkracht (berkekuatan hukum tetap). PT Birotika Semesta yang kita sebut dengan DHL Express tidak mengajukan banding,” jelas Henry.

“PT DHL mau melaksanakan putusan pengadilan dengan membayar kerugian yang kami minta. Dengan demikian perkara antara ibu Massayu sebagai penggugat, kami nyatakan selesai,” ujar Henry yang didampingi Dhea Imut dan ibunya, Massayu.

Henry menambahkan, pihak jasa ekpedisi telah membayarkan ganti rugi dalam bentuk uang tunai sebesar lebih dari Rp250 juta, seperti terlampir dalam surat putusan dari pihak pengadilan.

Seperti diketahui, Ibunda Dhea Imut, Massayu terlibat sengketa dengan DHL Express, sejak akhir 2017 silam. Pasalnya, kamera dengan tipe Canon C500 yang dikirim Dhea menuju Malang, Jawa Timur diambil oleh orang tidak dikenal tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada pengirim.

Akibatnya, Dhea harus menanggung kerugian sebesar Rp229 juta. Ia pun langsung melaporkan kejadian terkait ke pihak berwajib dengan dugaan penggelapan. (Faj)

Komentar

News Feed