Di Biayai Pemda Rp 9 juta Perorang, 204 CPNSD Muna Ikut Diklat Prajabatan

Sekretaris BKSDM Muna Sultra, LM Syahrullah
Sekretaris BKSDM Muna Sultra, LM Syahrullah

AKURATNEWS - Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2000 tentang pendidikan dan pelatihan (Diklat) jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah ditetapkan jenis-jenis diklatnya.

Salah satu jenis diklatnya yang tertuang dalam peraturan itu adalah Pelatihan dasar (Latsar) CPNS (Golongan I, II, atau III) yang merupakan syarat pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk menjadi ASN/PNS sesuai golongannya masing masing.

Hal tersebut sangat penting untuk wajib di ikuti oleh para CPNS, terutama bagi mereka yang saat ini telah mengantongi SK PNS 80 persennya.

Seperti di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) Pemerintah Daerah (Pemda) nya melalui Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) nya, telah menyiapkan sebanyak 204 CPNSD golongan III nya , yang bakal mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) atau Diklat Prajabatan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sultra.

Kepala BKSDM Muna, La Ena melalui Sekretarisnya, LM Syahrullah saat ditemui di ruang kerjanya oleh Akuratnews.com. membenarkan hal itu.

" Iya. Ada 204 orang CPNSD Golongan III yang nantinya akan mengikuti Diklatsar di BPSDM Provinsi, " Ungkapnya, pada Kamis (23/06/2022).

Ia menjelaskan bahwa sebanyak 204 orang CPNSD Muna yang mengikuti Diklat prajabatan itu adalah dalam rangka menindaklanjuti surat masuk dari BPSDM Sultra tentang Pelaksanaan Diklatsar CPNS Golongan III, ke Lembaganya.

" Kita tindak lanjuti surat BPSDM Sultra. Dan kegiatannya berdasarkan surat yang masuk kekami, itu akan di laksanakan pada tanggal 27 Juni hingga 12 Agustus 2022," Ucapnya.

Dikatakan Syahrullah, yang pernah menduduki dua jabatan Kepala Bidang (Kabid) pada dua istansi berbeda karena pencapaian karirnya hingga menduduki jabatan Sekretaris BKSDM Muna, bahwa pelaksanaannya memakan waktu yang lama yakni hingga 12 Agustus 2022, itu karena para CPNSD golongan III nantinya akan melalui tiga tahapan dalam pelaksanaan Latsar yang di gelar oleh BPSDM Sultra itu.

" Sesuai jadwalnya CPNSD Golongan III ini nantinya akan melalui tahapan Latsar In Class,itu dilaksanakan dari tanggal 27 Juni hingga 16 Juli 2022. Tahap selanjutnya Of Class atau proses habituasi di tempat tugas, yang akan dilaksanakan tanggal 8 Juli hingga 9 Agustus 2022 . Dan untuk tahapan ketiga adalah tahap seminar aktualisasi, itu dilaksanakan 10 Agustus sampai 12 Agustus 2022," Terang mantan KabId Mutasi BKSDM Muna itu.

Bahwa Latsar CPNS itu dilaksanakan adalah dalam rangka memberikan pembekalan pengetahuan dasar untuk pembentukan wawasan Kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, maupun sistem penyelenggaraan pemerintahan.

" Artinya usai mereka mengikuti Latsar itu nantinya kelak mereka sudah memahami sistem penyelenggaraan pemerintahan negara. Baik itu pada bidang tugas mereka msing masing maupun dalam budaya organisasi instituisi di mana mereka mengemban tugas mereka nanti. Dan juga kelak mereka dapat melaksanakan peran dan tugasnya dalam melayani masyarakat, "Tukasnya.

Menyangkut hal SK 100 persen, walaupun para CPNSD itu telah usai mengikuti Diklatsar, BKSD Muna tidak langsung menyerahkannya tetapi ada tahapan lagi yang akan mereka lalui.

" Ada persyaratan lagi yang harus mereka lalui untuk bisa mendapatkan SK 100 persennya. Diantaranya, Surat keterangan berbadan sehat jasmani dan rohani dan SKP dari tempat tugas mereka. Kita minta itu jangan sampai di tempat tugas mereka terdapat penilaian tidak baik. Makanya kita minta SKP, " Tandasnya.

Pelaksanaan Diklatsar yang di ikuti oleh 204 orang CPNSD itu, adalah angkatan ke III dan untuk CPNSD golongan dua sebanyak 28 orang, BKSD Muna menunggu surat selanjutnya dari BPSDM Provinsi.

Pada pelaksanaannya itu pun, Diklatsar untuk 204 orang itu di biayai oleh Pemda melalui APBD Kabupaten Muna tahun 2022, sebesar Rp 9 juta perorangnya.

" Untuk biaya Diklatsar mereka, itu di biayai Pemda melalui APBD Kabupaten. Biaya itu nantinya akan disetorkan langsung ke rekening Kas Daerah provinsi ," Tutupnya.

Penulis: Zainal Arifin
Editor: Wahyu Wicaksono

Baca Juga