Di Sawangan, Segel Bangunan Milik Pemkot Depok Dirusak Orang Tak Dikenal

Lokasi Segel pelanggaran bangunan yang tercoret cat berwarna putih tampak didatangi Satpol PP Depok
Lokasi Segel pelanggaran bangunan yang tercoret cat berwarna putih tampak didatangi Satpol PP Depok

AKURATNEWS.COM- Segel pelanggaran bangunan yang dipasang Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di area lahan bangunan Perumahan Jayana Residence di Jalan Jabon RT 01 RW 02 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan dirusak orang tak dikenal.

Plang segel setinggi sekitar tiga meter yang dipasang Pemkot Depok oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada 31 Mei 2021 lalu itu tampak di coret-coret mengunakan cat pilok warna putih dan setelahnya diketahui telah dirobokan orang yang diduga bukan sebagai warga Bedahan, Depok.

Ketua RT 01 yang akrab disapa dengan nama Toeng mengatakan dirinya tidak mengetahui kejadian secara pasti meski sebelumnya pernah dihubungi orang yang mengaku sebai pemilik lahan dimana lokasi plang segel tersebut dipasang.

"Kalau yang coret plang pake piloknya saya ngak tau pasti. Tapi sebelumnya pernah ada yang telepon dan ngaku yang punya lahan seluas 2.000 meter persegi itu", katanya, melalui pesan singkat yang diterima akuratnews, Selasa,(14/9).

Waktu itu, kata Ketua RT 01, sebelum kejadian plang itu di cat pilok dan akhirnya ada yang merobohkan sempat ada beberapa orang yang datang kelokasi.

Jadi, kata dia, kalau kata warga yang mencat plang itu ngakunya sebagai pemilik lahan dilokasi dipasangnya plang segel Pemkot.

"Waktu itu saya juga sempat diajak untuk menyaksikan pengukuran dilokasi lahan kosong yang dipasangi plang segel", jelas Ketua RT 01 itu.

Sementara, Lurah Bedahan, Sawangan Depok Hasan masih belum berikan respon saat dihubungi soal kejadian pengerusakan dan dirobohkanya plang segel milik Pemkot tersebut.

Informasi yang didapat, aksi perusakan plang segel milik Pemkot Depok itu terjadi pada akhir Agustus 2021 lalu. Plang segel itu sebelumnya hanya dicoret cat berwarna putih dan beberapa hari berselang diketahui sudah ada yang merobohkan.

Sebelumnya, penyegelan bangunan perumahan tersebut dilakukan pihak Satpol PP Depok pada 31 Mei 2021 lalu lantaran dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 03 Tahun 2019 tentang Perizinan dan Non Perizinan.

Kemudian juga melanggar Perda Kota Depok Nomor 01 Tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah dan Perda Kota Depok Nomor 02 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 12 tahun 2013 tentang Bangunan dan IMB.

Diketahui, dilokasi penyegelan terdapat 103 unit rumah tinggal serta ada Delapan unit ruko yang tidak memiliki IMB.

Penulis:
Editor: Redaksi

Baca Juga