Di Sidang Korupsi Dana Kapitasi, Kadinkes Gresik Sebut Ada Dana Mengalir ke Sini

Sidoarjo, Akuratnews.com - Terdakwa Nurul Dholam, mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik kembali di sidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (12/2).

Sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa tersebut dipimpin Ketua Majelis Hakim Wiwin Arodawanti SH. MH mempertanyakan seputaran kegunaan uang dana kapitasi Jasa Pelayanan (Jaspel) kesehatan sebesar Rp.2.451.370.985.

Terdakwa Nurul Dholam dalam persidangan menyampaikan bahwa, aliran dana setiap tahun mengalir ke Wakil Bupati senilai Rp10 juta dan Sekertaris Daerah (Sekda) Rp5 juta serta ada juga ke anggota Dewan sebesar Rp27 juta.

Saat ditanya oleh hakim untuk apa saja uang tersebut, Dholam menyebut ada yang dipergunakan untuk Tunjangan Hari Raya (THR).

"Uang itu untuk THR Yang Mulia, cuma sejak 2016-2017 untuk Bupati sudah tidak lagi," terang Nurul Dholam saat persidangan.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik juga mempertanyakan kegunaan pengambilan uang yang bersumber dari dana pemotongan dana (Jaspel) tersebut.

"Kegiatan gethering ke Singapura dan Jogja dengan 110 peserta," jawab, terdakwa.

Baca juga:

https://akuratnews.com/sofyan-basir-nilai-idrus-marham-tidak-tahu-soal-proyek-pltu-riau-1/

Lebih jauh Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Andrie Dwi Subianto saat dikonfirmasi apakah akan melakukan pemeriksaan terkait adanya aliran dana yang mengalir ke sejumlah pejabat menjelaakan, akan melihat dulu hasil pertimbangan Majelis Hakim.

"Kita lihat hasil dari pertimbangan Majelis Hakim dulu," ucapnya.

Sekedar diketahui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik non aktif, Nurul Dholam diduga korupsi dana kapitasi Jasa Pelayanan Kesehatan yang merugikan negara senilai Rp.2.451.370.985 yang tercatat dari laporan hasil perhitungan Auditor Asisten Pengawas Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Jurnalis: Samsul Arifin
Publisher: Fajar

Penulis:

Baca Juga