Di Tahun Politik, Rumah Tapak Masih Jadi Investasi Aman dan Menguntungkan

JAKARTA, Akuratnews.com - Tahun 2019 adalah tahun politik. Energi bangsa ini banyak terserap perhatiannya pada gelaran politik tahun ini.

Namun, bagi yang ingin tetap menginvestasikan dananya secara aman dan menguntungkan di tahun politik ini, investasi rumah tapak masih menjadi salah satu jawabannya.

"Rumah tapak adalah investasi yang cenderung tak terpengaruh dengan suhu politik. Jadi saya rasa investasi di rumah tapak masih bisa jadi pilihan di 2019 ini," ungkap Alex Saputra, konsultan properti dari Jatiasih Central City (JCC) di sela-sela pertemuan agen properti JCC di Bekasi, Rabu (23/1).

Hal ini berbeda dengan properti berupa apartemen yang terkendala dengan peningkatan nilai jualnya yang masih dipengaruhi stabilitas ekonomi politik.

Ditambahkannya, khususnya untuk wilayah Bekasi Selatan, minat konsumen pada properti berupa rumah tapak pun cukup besar, bahkan melebihi Serpong, Tangerang Selatan.

"Bekasi adalah kota penunjang Jakarta yang diapit tiga jalan tol besar, tol Cikampek, tol lingkar luar dan tol Becakayu. Inilah salah satu alasan utamanya. Seperti konsumen JCC, mereka yang rata-rata kerja di Jakarta, tertolong oleh adanya jalan tol itu," ujar Alex.

"Capital gain-nya di Bekasi bisa sampai 33 persen, Jakarta aja masih 12 persen," imbuh Wilky Hartadi, salah satu konsultan JCC.

Apalagi harga jual JCC yang lebih rendah ketimbang rumah-rumah di wilayah sekitarnya, semakin membuat konsumen banyak memilih kawasan perumahan yang terletak di Bekasi Selatan ini.

"Kluster 1 dan 2 yang kita jual sejak November 2018 sudah laku 250 unit. Untuk kluster 3 sudah 50 persen terjual. Harga yang mulai Rp600 juta sampai 1 miliar masih dibawah harga pasaran perumahan sekitarnya. Apalagi selain fasilitas-fasilitas yang sudah ada, kita tawarkan juga danau di sekitar perumahan di kluster 3," jelas Alex.

Alex Saputra, Wilky Hartadi, konsultan property dari Jatiasih Central City (JCC) bersama Dirut PT Hadez, Ahmad Syaifulloh dan Direktur Keuangan PT Hadez, Dezy Kennedy saat pertemuan agen properti JCC di Bekasi, Rabu (23/1).

Soal harga yang dibawah pasaran perumahan sekitar Bekasi Selatan, Direktur Utama (Dirut) PT Hadez, Ahmad Syaifulloh selaku pengembang JCC menjelaskan, pihaknya memang tak sekadar menjual rumah saja, tapi lebih kepada menjual fasilitas.

"Kita menjual Green Facility di JCC. Ada danau, jogging track yang cocok buat keluarga. Harga rumah kami yang hanya 70 persen dari rumah tipe sejenis di wilayah Bekasi Selatan ini akan memanjakan konsumen karena semua fasilitas lengkap, bahkan hingga mal kecil pun ada," papar Ahmad.

Ia pun setuju jika rumah tapak masih menjadi salah satu investasi yang aman dan menguntungkan di tahun politik ini.

"Masih menjadi nomor satu ketimbang investasi di apartemen," pungkasnya. (rianz)

Penulis:

Baca Juga