Di Tengah Corona, Member MeMiles Tagih Janji Jokowi

Jakarta, Akuratnews.com - Di tengah maraknya wabah virus Corona di Indonesia, sejumlah member aplikasi MeMiles tak surut menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pernah mengimbau dan mendukung anak bangsa yang punyai ide cemerlang dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Kami harap Presiden Jokowi memperhatikan aspirasi kami dan dapat menindaklanjuti apa yang terjadi dengan MeMiles, dimana kasusnya berlarut-larut hingga saat ini," ujar salah satu member MeMiles, Yunasril Yuzar Mandahiliang di sela-sela aksi damai member MeMiles di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (16/3).

Siang tadi, sekitar seratus member MeMiles memang melakukan aksi damai di depqn Istana Negara guna meminta kejelasan kasus MeMiles yang kini ditangani Polda Jawa Timur (Jatim).

Para member tetap merasa penutupan aplikasi MeMiles tidak mendasar dan sama saja dengan menutup rejeki banyak masyarakat karena bagi mereka, kehadiran aplikasi MeMiles sangat membantu dan mensejahterakan membernya.

“Seharusnya owner MeMiles disamakan pemilik GoJek atau pemilik aplikasi lainnya. Selama ini masyarakat banyak merasakan keuntungan dari aplikasi MeMiles,” imbuh Yunasril.

Ditambahkan Andi Muhammad Rifaldy, Koordinator dari Forum Masyarakat Member Memiles Pejuang Hak dan Keadilan (M3PHK), selama ini member tidak merasa dirugikan. MeMiles pun telah banyak memberikan reward sesuai ketentuan yang ada di aplikasi MeMiles.

“Jadi, kasus MeMiles sangatlah prematur dan cacat hukum,” tandas Andi.

Peserta aksi juga mendesak Kapolri dan Kejagung untuk meninjau dan meneliti kembali berkas kasusbyang ada di Polda Jatim. Pasalnya, berkas tersebut sudah dua kali diajukan ke meja hijau, namun Majelis Hakim PN Surabaya menolak kasus ini dibawa ke persidangan alias P19.

“Kami meminta adanya rasa keadilan bagi kami para member,” imbuh Yunasril.

Seperti diketahui aplikasi Memiles yang memiliki 270 ribu member yang tersebar seluruh Indonesia ditutup oleh Polda Jatim pertengahan Desember tahun lalu.

Sejumlah petinggi MeMiles seperti F Suhanda dan Eva Martina sampai kini juga masih ditahan di Polda Jatim.

"Tanggal 18 Maret nanti adalah penentu masa depan MeMiles dan kami sebagai member berharap berkas tersebut ditolak kembali karena tuntutannya prematur,” harap Andy.

Jika lewat dari 18 Maret, genap 90 hari para pimpinan MeMiles ditahan Polda Jatim.

"Secara legalitas formal mereka harus segera dibebaskan,” pungkas Andy.

Penulis:

Baca Juga