Diancam Dihabisi, Petugas Parkir di Pasar Kota Bekasi Minta Polisi Tangkap Pelaku

Tangkapan layar video rekaman kejadian. /Eko/AKURATNEWS.

AKURATNEWS - Dani, seorang petugas parkir pasar swasta PT Bintang Inter Nusantara Kota Bekasi menjadi korban dugaan pengancaman dan kekerasan oleh oknum pelaku berinisial R, yang terjadi pada Rabu (8/12/2021).

Tidak terima perlakuan tersebut, ia kemudian melaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota LP/B/3.1998/X11/2021/SPKT Satreskrim/Polres Metro Bekasi Kota.

Pasca pelaporannya, Dani berharap pihak kepolisian bisa menangkap pelaku berinisial R yang videonya terekam membawa senjata tajam jenis cuter saat kejadian disebuah lahan parkir pasar swasta, tepat dibelakang Pasar Baru Kota Bekasi.

Dani mengaku bahwa dirinya merupakan petugas parkir di parkiran swasta tersebut. Sewaktu dirinya tengah tugas memarkirkan kendaraan tiba-tiba pelaku R datang dan meminta agar saya dilarang memarkiri di parkiran, sekaligus pelaku R menodongkan pisau jenis cutter sehingga dirinya merasa ketakutan dan terancam.

"Saya diancam akan dihabisi jika tidak berhenti memarkir di area pasar swasta itu," ujar Dani, Senin (13/12/2021).

Sementara itu, pihak pengelola pasar swasta yakni PT Bintang Inter Nusantara, Farhan membenarkan peristiwa itu dan bahkan korban Dani sempat tertusuk oleh senjata cutter yang dibawa oleh pelaku, sehingga demi kenyamanan di area pasar diirnya berharap pula agar pihak kepolisian mampu menangkap pelaku demi rasa aman dan nyaman.

Farhan menjelaskan bahwa belakangan terakhir ini, pihaknya selaku pengelola pasar memang mengeluarkan surat edaran bernomor 001/S-pbn/IB/VI/2021 kepada pedagang ikan basah.

Isinya tentang pelaksanaan revitalisasi atau pembangunan total Pasar Swasta Nusantara yang sedang berjalan.

Pengelola Pasar Swasta meminta kepada pedagang ikan basah agar segera melakukan pendaftaran ulang untuk dapat melaksanakan perdagangannya di Pasar Swasta Nusantara.

Pihak pengelola pun memberitahukan bagi para pedagang ikan basah yang tidak melakukan pendaftaran ulang, maka dapat mengundurkan diri. ***

Penulis: Eko

Baca Juga