Diduga Diperlambat, Korban Ijazah Palsu Desak MA Terkait Putusan PK

Jakarta, akuratnews - Kembali gelar aksi di Mahkamah Agung (MA) RI, Kamis (23/01/20) korban ijazah palsu Sekolah Tinggi Teoligia Injili Arastamar (STT Setia) minta putusan Peninjauan Kembali (PK) segera diputuskan.

Juru Bicara Korban Ijazah Palsu, Yusuf Abraham Selly dalam orasinya mengungkapkan dugaan adanya upaya untuk memperlambat putusan PK tersebut. "Ada kesengajaan memperlambat proses penyelesaian hukum ini," tegasnya.

Hal tersebut dikarenakan hingga saat ini putusan PK belum juga muncul pada Web resmi Mahkamah Agung RI, sementara sidang PK tersebut sudah selesai di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) beberapa bulan lalu.

"Keputusan MA ini akan dijadikan bukti untuk memperjuangkan nasib para korban ke depan, untuk itu kami meminta proses di percepat," pungkasnya.

Dalam aksi kali ini, korban ijazah palsu menekankan dua hal yakni Mendesak Mahkamah Agung-RI untuk mempercepat proses sidang PK para terpidana kasus ijazah ilegal PGSD Setia.

Serta, meminta Mahkamah Agung-RI untuk memberikan keadilan bagi para korban ijazah ilegal.

Penulis: Redaksi
Editor:Redaksi

Baca Juga