Diduga Tak Miliki Biaya untuk Menikah Lagi, Seorang Pria di Mojokerto Nekat Bunuh Diri

Diduga Tak Miliki Biaya untuk Menikah Lagi, Seorang Pria di Mojokerto Nekat Bunuh Diri
Diduga Tak Miliki Biaya untuk Menikah Lagi, Seorang Pria di Mojokerto Nekat Bunuh Diri

AKURATNEWS - Seorang pria bernama Andri Budi (46) warga Desa Gedeg, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ditemukan tak bernyawa di atas makam istrinya pada Senin, 20 Juni 2022 kemarin malam.

Korban meninggal dunia diduga bunuh diri dengan menenggak racun tikus di atas makam istrinya yang terletak di Desa Gedeg, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Mendapatkan informasi tersebut, Bima Santoso (18) putra sulung Andri mengaku kaget dengan kepergian bapaknya yang mendadak.

Bima menjelaskan, saat keluar rumah, bapaknya tersebut tidak pamit pada dirinya.

Sang anak mengaku terakhir kali bertemu bapaknya pada Senin sore sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat itu, Andri baru saja pulang dari calon istrinya, Fitri, janda warga Dusun Losari, Desa Sidoharjo.

Korban kembali meninggalkan rumah seorang diri setelah berganti pakaian kasus oranye dan celana jeans cokelat.

Bima mengatakan, sehari-hari bapaknya menjalankan bisnis produksi sepatu.

Saat ini, bapaknya itu mempunyai 2 industri rumahan sepatu di Dusun Gedeg dan di Dusun Losari, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK Umam mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh Juru Kunci Makam bernama Bambang Utomo (52) yang saat itu menyalakan lampu makam.

Saksi mata sempat melihat korban masih hidup, saat itu korban tengah bersilah menghadap ke barat persis di sebelah timur makam istrinya.

"Namun tidak lama berselang, korban ditemukan tergeletak tak bernyawa" ucap Umam, Selasa, 21 Juni 2022.

"Berdasarkan keterangan saksi, saat ditemukan badan korban tengkurap di atas makam mendiang istri korban yang meninggal pada Juli 2021 lalu," sambungnya.

Umam menambahkan setelah mendapatkan laporan dari saksi, petugas dari Polresta Mojokerto pun datang ke TKP.

Sejumlah barang bukti diamankan dari TPK di antaranya, bungkus cair obat serangga merk HIT dalam keadaan utuh, dua bungkus bekas racun tikus, satu pasang sandal slop, satu kantong ikan hias masih hidup, satu buah gunting, satu bungkus cair obat serangga merk HIT, obat nyamuk yang sudah terbuka dan satu buah kantong plastik bekas muntahan.

“Diduga korban depresi jelang pernikahan 3 Juli belum mempunyai biaya. Hasil visum diketahui korban meninggal akibat minum racun dicampur obat serangga merk HIT. Setelah dilakukan visum, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya.***

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Ahyar

Baca Juga