Digadang Jadi Ketua DPR RI, Ini Tanggapan Puan Maharani

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Koordinator Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP (nonaktif) Puan Maharani menyerahkan kepada Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum (Ketum) partai berlambang banteng moncong putih itu untuk menugaskan siapa yang akan duduk sebagai pimpinan DPR RI nanti.

Hal itu sesuai aturan Undang-undang MD3 (MPR,DPR,DPD, dan DPRD) bahwa pemenang pemilu otomatis akan menjadi pimpinan (ketua) DPR RI.

Sehingga, pimpinan DPR RI sebanyak lima kursi dan akan diduduki kelima Parpol yang memperoleh suara terbanyak dalam pemilu 2019.

“Alhamdulillah saya terpilih menjadi anggota DPR RI dengan suara terbanyak nasional. Tapi, soal siapa yang akan menjadi Ketua DPR RI, kita serahkan pada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri,” kata Puan kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (25/6/2019).

Oleh Karena itu, Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan itu belum tahu siapa yang akan ditunjuk sebagai Ketua DPR RI dari PDIP nantinya.

“Kita tunggu hingga September mendatang,” pungkas Puan singkat.

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, Koordinator Nasional Relawan Merah Hati Indonesia, Hendri Kurniawan mendukung Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani untuk menjadi Ketua DPR RI periode 2019--2024. Hendri berpendapat Puan Maharani layak serta memenuhi kriteria dan bisa berperan dengan baik sebagai ketua DPR RI.

Menurutnya, berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) di beberapa Provinsi, PDI Perjuangan dipastikan keluar sebagai partai pemenang pemilu 2019 dan berhak atas Ketua DPR RI periode 2019-2024.

“Dengan kemenangan PDI Perjuangan pada pemilu saat ini, perlu kiranya saya mengajak semua partai pendukung Jokowi untuk merekomendasikan agar Kursi Ketua DPR RI diserahkan kepada Puan Maharani,” ujar Hendri kepada Akuratnews.com di Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Hendri juga menjelaskan bahwa pengalaman Puan berorganisasi juga layak diperhitungkan.

“Apalagi Puan bepengalaman dalam organisasi kepemudaan, pernah duduk di DPP KNPI serta pernah menjadi menteri dan memiliki jaringan Internasional yang diakui negara-negara lain, sehingga sangat layak untuk dipertimbangkan,” ucap Hendri.

"Dengan landasan berpikir bahwa Soekarno adalah Presiden pertama Indonesia. Selanjutnya, Megawati Presiden wanita pertama Indonesia dan inilah momentum paling tepat Puan menjadi Ketua DPR RI perempuan pertama. Ini akan menjadi spirit Kartini bagi para perempuan di Indonesia,” tegasnya.

Penulis: Redaksi

Baca Juga