Digitalisasi Pendidikan Demi Kemajuan Anak Bangsa Menjadi Thema Webinar Kemenkominfo dan DPR RI

AKURATNEWS.COM--Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online yakni Literasi Digital dengan mengusung tema: “Digitalisasi Pendidikan Demi Kemajuan Anak Bangsa”.

Dalam seminar Literasi Digital ini, terdapat tiga narasumber yang berkompeten pada bidangnya, yaitu Dr. H. Jazuli Juwaini, M.A. yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI.Narasumber kedua yakni Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI serta mengundang Mufti Ali,Ph.D selaku Wakil Rektor 1 UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten. Seminar diselenggarakan pada hari Kamis, 14 April 2022 melalui platform zoom meeting.

Seminar Literasi Digital ini merupakan inisiasi yang di dukung oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dengan memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya. Seminar ini terdiri dari beberapa sesi, yaitu sesi pembukaan, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan sesi penutup.

Sesi pemaparan diawali oleh pengantar dari Dr. H. Jazuli Juwaini, M.A, dalam paparanya menyampaikan bahwa,  dunia saat ini terus berkembang akibat revolusi teknologi digital. Dengan adanya teknologi digital tersebut, tentunya banyak pula dampak yang ditimbulkan, baik dampak positif seperti kemudahan dan kecepatan komunikasi, maupun dampak negatif seperti munculnya hoax dan juga hatespeech.

Pengaruh perkembangan revolusi teknologi dirasakan hampir di seluruh bidang kehidupan, termasuk pendidikan. Oleh karenanya, dunia harus cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan melakukan transformasi digital (digitalisasi pendidikan). Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa bentuk praktik digitalisasi pendidikan, diantaranya : digitalisasi sarana pendidikan, merdeka belajar, kolaborasi pengetahuan, dan open source perpustakaan dan jurnal. Digitalisasi pendidikan tentunya memiliki tantangan dan juga peluang bagi sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang harus diperhatikan agara proses digitalisasi pendidikan dapat berjalan secara maksimal.

Selanjutnya adalah sambutan oleh Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa, sebagaimana yang telah diketahui bersama, dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegaskan kita sedang menghadapi era disubsi teknologi.

Untuk mengahadapi hal tersebut, kita semua harus mempercepat kerjasama kita dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia. Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi. Kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi sumber daya manusia.

Terakhir, yakni pemaparan materi dari Mufti Ali,Ph.D selaku (Wakil Rektor 1 UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten). Beliau menjelaskan bahwa, digitalisasi merupakan upaya untuk menunjang proses ajar mengajar secara virtual tanpa mengurangi esensi dalam penyampaian materi pembelajaran.

Digitalisasi pendidikan memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan, antara lain penghematan biaya, pembelajaran efektif, serta dokumentasi materi. Dengan digitalisasi yang secara maksimal, akan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Setelah paparan materi dari ketiga narasumber, moderator membuka sesi tanya jawab. Para peserta sangat antusias dalam memberikan pertanyaan.

Penulis: Irish
Editor: Redaksi

Baca Juga