Dihadang Laskar, Tiga Kali Penyidik PMJ Datangi Petamburan

Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan berbicara dengan perwakilan kelompok FPI didepan gang masuk rumah Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta. Rabu (2/12/2020). Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya dihadang kelompok FPI saat Akan mengantarkan Surat panggilan kepolisian. foto : Dany Krisnadhi/ANCphoto

Jakarta, Akuratnews.com - Lantaran tak datang di pemanggilan pertama kemarin, penyidik Polda Metro Jaya mendatangi kediaman Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) di Jalan Petamburan III, Gang Paksi, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/) siang.

Rombongan polisi sempat tertahan di depan gang oleh massa yang membuat barikade di gang tersebut.

Kedatangan penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) kali ini didampingi Kapolsek Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan pada pukul 10.50 WIB dengan maksud mengantar surat panggilan kedua kepada HRS terkait kasus kerumunan pernikahan putrinya. Rizieq dan menantunya sebelumnya mangkir pada pemanggilan yang pertama.

“Tadi kami juga sudah berkoordinasi dengan tim pengacaranya, Aziz Yanuar. Beliau bilang suratnya bisa disampaikan ke salah satu keluarganya di lokasi," ujar Singgih yang berbicara kepada massa yang menjaga kediaman HRS.

Kedatangan sejumlah polisi dan wartawan ini sempat memantik kericuhan. Massa menolak mengizinkan masuk penyidik. Penyidik pun memilih untuk meninggalkan lokasi.

Siangnya, penyidik Polda Metro Jaya yang sempat pergi meninggalkan kediaman HRS, kembali datang.

Kedatangan kembali tim penyidik ke lokasi lantaran surat panggilan ternyata belum bisa disampaikan dan diterima perwakilan keluarga HRS.

Namun, lagi-lagi aparat mendapat halangan dari massa yang merupakan laskar FPI yang berjaga di lokasi.

Polisi dihadang kelompok FPI (front pembela Islam) di gang masuk kerumah Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta. Rabu (2/12/2020). Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya dihadang kelompok FPI saat Akan mengantarkan Surat panggilan kepolisian. foto : Dany Krisnadhi/ANCphoto

Laskar meminta aparat menunggu dahulu, sembari dirinya melakukan koordinasi dengan keluarga dan pengacara HRS.

Sekitar 40 menit aparat menunggu di depan Gang Paksi, akses pintu masuk ke kediaman HRS sambil sesekali melakukan negosiasi kepada laskar yang menjaga. Namun tak menemui titik terang.

"Kami hanya mau mengantarkan surat panggilan saja. Usai itu kami pulang," kata salah satu penyidik, Kompol Fadillah.

Namun, pihak perwakilan laskar meminta polisi meninggalkan lokasi sementara waktu sambil menunggu konfirmasi dari pihak pengacara. Tak lama, penyidik pun kembali memilih meninggalkan lokasi.

Penyidik pun datang kembali sekitar pukul 16.43 WIB. Kali ini penyidik yang datang lebih banyak dari pada sebelumnya.

Bahkan terlihat,  personel Brimob juga ikut datang dengan dilengkapi senjata mengawal kegiatan tersebut.

Di kedatangan ketiga, penyidik dipimpin langsung Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Calvin Simanjuntak.

Kali ini penyidik diperkenankan masuk, namun hanya satu orang saja. Calvin pun berinisiatif masuk ke kediaman HRS. Tak sampai lima menit, Calvin keluar dan penyidik semua meninggalkan lokasi.

Calvin menyatakan telah menyampaikan surat pemanggilan untuk HRS dan menantunya tersebut.

"Sudah (diterima)," ujar Calvin singkat usai keluar dari rumah HRS.

Tak banyak pernyataan keluar dari mulut Calvin. Ia pun langsung bergegas meninggalkan lokasi.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi
Photographer: Dhanny

Baca Juga