Dihadapan Wartawan, Ketua DPRD Sidoarjo: Kalau Ada Penyimpangan, Beritahu Saya dulu

Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman bersama AJS dalam kegiatan "AJS Gathering" di Kota Batu. (foto istimewa)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Usai Aliansi Jurnalis Sidoarjo (AJS) kerja sama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidoarjo, sukses menyelenggarakan kegiatan "Sarasehan Jurnalistik Era Milenial" bagi para pelajar SMA/SMK se-Sidoarjo, bertempat di Rumah Makan 'Waroeng Redjo', Sidoarjo, Selasa (24/9/2019) lalu.

Tiga hari kemudian, aliansi jurnalis yang diketuai Agus Susilo ini menggelar kegiatan "AJS Gathering", di Villa Kusuma Estate, Kota Batu, Sabtu (28/9/2019). Agendanya, berolahraga rekreasi sekaligus menyusun program kerja organisasi ke depan.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo, H. Usman berkesempatan hadir dan menyampaikan sambutan dalam kegiatan "AJS Gathering" tersebut.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap, rekan-rekan AJS sebagai jurnalis jadi mitra yang baik bagi Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo, yakni eksekutif dan legislatif," ujarnya.

Meski begitu, tambah Usman, pihaknya tidak akan pernah membungkam, justru meminta para jurnalis agar tetap menjalankan peran sesuai fungsinya, selain media informasi, juga media kontrol terhadap jalannya pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo.

"Kalau diperoleh informasi bagus terkait prestasi pemerintahan, ya beritakanlah itu kepada masyarakat. Sebaliknya, bila ada temuan dianggap menyimpang dari ketentuan atau aturan, bukan berarti jurnalis bungkam. Selaku ketua dewan, saya tidak akan pernah membungkam jurnalis untuk berbicara fakta, karena fungsi kontrol yang melekat pada lembaga legislatif harus tetap dijalankan sebagai bentuk koreksi terhadap eksekutif. Saya butuh masukan dari para jurnalis untuk menata jalannya pemerintah ke depan yang lebih baik," sambungnya.

Selanjutnya, Usman berpesan, apabila para jurnalis menjumpai hal-hal menyimpang yang bakal membawa dampak buruk bagi citra pemerintahan, hendaknya melakukan konfirmasi padanya, sebelum dikemas menjadi berita yang akan dikonsumsi publik.

"Tolong bantu saya, bila ada temuan yang dianggap menyimpang, yang berdampak negatif dan buruk bagi citra pemerintahan sebelum di-'follow up' jadi berita yang akan dikonsumsi masyarakat, beritahu saya dulu dan kita sama-sama melaksanakan fungsi kontrol tersebut," pintanya.

Dalam kesempatan ini, Usman juga menuturkan, pihaknya siap menjadi sahabat baik AJS.

"Saya siap jadi sahabat baik AJS. Tak hanya itu, saya juga minta rekan-rekan AJS agar tidak segan-segan mengingatkan dan menasehati saya, bila saya sebagai ketua dewan dinilai kurang tepat saat menjalankan tugas," pungkasnya. (*)

Penulis: Wachid Yulianto
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga