Kriminal

Dikawal Polisi Bersenjata Laras Panjang, Tersangka Pengancam Jokowi Tiba di Polda Metro Jaya

Jakarta, Akuratnews.com - Pria yang ditangkap polisi karena mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat aksi demonstrasi didepan gedung Bawaslu Jumat, (10/5/2019) kemarin, dibawa ke Polda Metro Jaya. Pria yang diketahui bernama Hermawan Susanto itu terlihat dikawal polisi bersenjata laras panjang.

Hermawan tiba di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pukul 15.15 WIB. Hermawan terlihat dikawal oleh 4 petugas bersenjata laras panjang. Sekitar 7 orang lainnya menyusul di belakang 4 petugas bersenjata tersebut.

Hermawan mengenakan jaket cokelat, peci hitam, dan celana panjang abu-abu. Hermawan juga mengenakan masker warna hijau.

Tidak satu kata pun yang terucap dari mulut Hermawan, yang tangannya terikat. Selama digiring keDireskrimum Polda Metro Jaya,Hermawan menunduk.

Rencananya, HS akan menjalani pemeriksaan intensif. HS diam saat Ditanyai oleh awak media.

Sebelumnya, beredar sebuah rekaman video memperlihatkan seorang wanita berdemo di depan Kantor Bawaslu pada Jumat (10/5/2019) kemarin. Tak lama, muncul seorang pria menyebut 'penggal kepala Jokowi' dalam video itu.

Dalam video berdurasi 1.34 detik yang diterima merdeka.com, terlihat lelaki berjaket cokelat dan berpeci menyerukan supaya memenggal kepala Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Relawan Jokowi Mania Immanuel Ebenezer sudah melaporkan pria dalam video viral yang ingin memenggal kepala Presiden Joko Widodo ke Polda Metro Jaya, Jakarta pada Sabtu (11/5) sore.

Laporan Immanuel telah diterima oleh pihak Polda Metro Jaya dengan nomor LP/2912/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus. Dengan pelapor Yeni Marlina dan Terlapor masih dalam lidik.

Pengancam Jokowi dan perekam video diancam dengan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa dan Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE

Penulis:

Baca Juga