Dilelang ke Publik, Ini Kriteria Jabatan Direktur Penghimpunan BAZNAS

Jakarta, Akuratnews.com - Tak banyak posisi Direktur di lembaga negara yang terbuka bagi publik untuk mengisinya. Dari yang tak banyak itulah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) salah satunya.

Ya...lembaga pengumpul dan penyalur zakat, infak dan sedekah nasional ini resmi membuka lelang jabatan Direktur Pengumpulan. Posisi ini ditujukan untuk profesional yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan manajerial, terutama dalam bidang zakat.

Ketua Panitia Seleksi Lelang Jabatan, Zainulbahar Noor menjelaskan, pendaftaran dibuka sejak Rabu (4/3) hingga Minggu (15/3). Kemudian dilanjutkan seleksi administrasi pada Senin (16/3) hingga Kamis (19/3) dan pengumuman akhir Selasa (21/4) dan Rabu (22/4).

“Kepercayaan publik kepada BAZNAS meningkat dengan baik dan mendorong pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) yang menggembirakan. Untuk mendorong keberlanjutan penguatan pengumpulan zakat ini, maka BAZNAS membuka kesempatan kepada para profesional untuk menjadi Direktur Penghimpunan BAZNAS,” ujarnya.

Zainulbahar menambahkan, kehadiran Direktur Penghimpunan ini penting untuk menjaga tren positif BAZNAS dalam hal pengumpulan zakat yang selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Hal ini demi memaksimalkan potensi zakat di Indonesia agar semakin banyak lagi masyarakat kurang mampu yang dapat terlayani lewat program-program BAZNAS.

Memasuki era revolusi industri 4.0 dalam mengkoordinasikan kegiatan pengumpulan zakat nasional di 34 Provinsi, 481 Kabupaten/Kota, dan 78 Lembaga Amil Zakat (LAZ) harus disikapi BAZNAS lewat sosok yang memiliki ambisi positif memimpin pengelolaan digital fundraising secara kreatif dan inovatif.

Dengan adanya Direktur Penghimpunan baru nanti, diharapka akan memperkokoh Direktorat Penghimpunan dalam melakukan pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dari masyarakat.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga