Dirjen Resos Beri Bantuan 12.350 Paket Sembako Ke LKS se- Jabodetabek

Jakarta. Akuratnews - Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI menyalurkan 6.700 paket sembako untuk klaster anak dan penyandang disabilitas serta 5.650 paket sembako disalurkan untuk klaster lanjut usia, korban penyalahgunaan Napza serta tuna sosial dan korban perdagangan orang.

Total 12.350 paket sembako telah terdistribusi kepada seluruh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Se-Jabodetabek.

"Ditjen Rehsos telah menyiapkan 12.350 paket sembako yang dibagikan kepada 5 klaster rehabilitasi sosial, sebanyak 6.000 paket untuk klaster anak, 700 paket untuk klaster penyandang disabilitas, 5.200 paket untuk klaster lanjut usia, 150 paket untuk klaster korban penyalahgunaan Napza dan 300 paket untuk klaster tuna sosial dan korban perdagangan orang," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat di Jakarta. Senin (6/4/2020).

Bantuan tersebut sebagai respon Kementerian Sosial RI melalui Dirjen Rehabilitasi Sosial terhadap masyarakat yang kesulitan pada situasi pandemi Covid-19.

"Mereka kesulitan mengakses sembako dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, paling tidak Kemensos ikut berbagi meringankan beban yang mereka alami,” ungkap Harry

Sesuai dengan tagline Kemensos Hadir yaitu Humanis, Adaptif, Dedikatif, Inklusif dan Responsif, penyaluran bantuan sembako ini merupakan bentuk respon Kemensos terhadap dampak dari pandemi Covid-19.

Selain itu, Kemensos juga memastikan bahwa kelompok-kelompok rentan mendapat perhatian khusus.

"Kami bersyukur, bantuan sosial telah terdistribusi ke panti sosial/LKS atas dukungan penuh Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (Dit. PSKBA) dari Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Ditjen Linjamsos), tentu dengan persetujuan Bapak Menteri Sosial, Juliari P. Batubara," ujar Harry.

Penyaluran bantuan sembako kali ini berbeda dari biasanya, mekanisme penyaluran bantuan pada kondisi pandemi Covid-19 mengedepankan prinsip physical distancing.

"Tim penyaluran bantuan pun menggunakan atribut yang tidak biasa, yaitu menggunakan alat pelindung diri berupa masker dan sarung tangan, hal ini dilakukan demi meminimalisir risiko penyebaran Covid-19," pungkas Harry.

Pada Sabtu (04/04) bantuan sembako sejumlah 6.700 paket telah didistribusi dengan rincian 6.000 paket untuk 276 LKS Anak dan 700 Paket untuk 22 LKS penyandang disabilitas, dan pada Minggu (05/04) 5.650 paket sembako disalurkan dengan rincian 5.200 paket sembako didistribusikan kepada 114 LKS lanjut usia, 150 paket didistribusikan kepada 11 LKS korban penyalahgunaan Napza dan 300 paket didistribusikan kepada 11 LKS tuna sosial dan korban perdagangan orang. Bantuan sembako ini berupa paket lauk pauk, makanan anak dan makanan siap saji. (akuratnews).

Penulis:

Baca Juga