Dirut PTPN Kunjungi PTPN IV Kebun Adolina

Dirut PTPN P. Pulungan Wisma Amerta PTPN IV Kebun Adolina, Selasa (21/8/2018). (HSP/Akuratnews)
Dirut PTPN P. Pulungan Wisma Amerta PTPN IV Kebun Adolina, Selasa (21/8/2018). (HSP/Akuratnews)

Sergai, Akuratnews.com - Dirut PTPN Dolly P. Pulungan setelah ke PTPN III, berkunjung ke PTPN IV pada  Selasa (21/8/2018) kemarin.

Bertempat di Wisma Amerta, Kebun Adolina, Dolly mengharapkan agar PTPN IV bisa menjadi salah satu tulang punggung PTPN III Group. Sebab target dari pemegang saham yang cukup besar dan sekarang ini PTPN III Group sudah di anggap sebagai BUMN di rangking sembilan dari seluruh BUMN di Indonesia. Ditambahkan olehnya bahwa PTPN III, PTPN IV dan PTPN V menjadi top three diantara seluruh PTPN.

Dalam kesempatan ini, hadir pula Direktur Tanaman Tahunan Holding PTPN Ahmad Haslan Saragih, Direktur Utama PTPN IV Siwi Peni, Direktur Operasional PTPN IV Rediman Silalahi, Direktur Komersil PTPN IV Umar Affandi, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PTPN IV Rizal H. Damanik, SEVP Koordinator PTPN III Suhendri, SEVP Produksi PTPN III Adi Fitria, Kepala Divisi Tanaman Keras Holding PTPN, Kepala Bagian, General Manajer Distrik, Manajer, Karyawan Pimpinan PTPN III dan PTPN IV.

Sementara Direktur Utama PTPN IV Siwi Peni mengatakan bahwa PTPN IV memiliki komitmen tahun 2018 akan menyumbang minimal 1 triliun rupiah kepada pemegang saham.

Lebih jauh Siwi Peni menyampaikan bahwa PTPN IV memiliki potensi, jadi kekuatan PTPN IV jauh lebih besar dari yang diperkirakan, sehingga yang perlu dibutuhkan adalah kita harus berkomitmen, karena andalan dari PTPN Group adalah PTPN III dan PTPN IV.

Disisi lain, Direktur Tanaman Tahunan Holding PTPN Ahmad Haslan Saragih, menegaskan, PTPN IV bisa hemat biaya hingga 100 miliar rupiah dengan cara menata pemanen . Selain PTPN IV, ada juga yang menjadi tulang punggung PTPN Group yakni PTPN III, PTPN V dan PTPN VI.

Sebelumnya, rombongan mengunjungi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Kebun Adolina untuk melihat proses produksi mulai dari Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO).(HSP)

Penulis:

Baca Juga