Disabilitas Indonesia Deklarasikan ‘Celengan’ Bagi Ganjar Pranowo

AKURATNEWS - Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) mendeklarasikan 'Celengan' guna mendukung Ganjar Pranowo maju pada Pilpres 2024.

Deklarasi yang mengatasnamakan Para Disabilitas for Ganjar Pranowo (Paradis Jarwo) yang mengusung simbol 'celengan' ini berlangsung di Rumah Belajar Disabilitas Inkulusi Bogor, Rabu (23/2).

Deklarasi ini sekaligus menyampaikan aspirasi arus bawah yang disebut mereka tak mungkin bisa dicegah Megawati sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan untuk tetap mencalonkan kader nasionalis harapan rakyat, Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

"Di era demokrasi yang semakin maju, untuk menentukan pimpinan nasional harus mendengar dan melibatkan segenap elemen masyarakat. Kita butuh pimpinan nasional yang dapat membebaskan semua persoalan bangsa, termasuk yang ditimbulkan pandemi. Untuk itu, kami yang tergabung dalam relawan Paradis Jarwo  mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo maju dalam Pilpres serta terpilih jadi Presiden Indonesia," ujar Hasan Basri.

Didampingi Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Depok, Herlina, Hasan Basri juga menegaskan, pihaknya meminta pimpinan partai politik sebagai penentu formal pencalonan presiden di Pilpres 2024 untuk mendengar suara arus bawah, khususnya para disabilitas yang mengusung Ganjar Pranowo. Para disabilitas ini juga meminta Ganjar Pranowo jadi pembina.

"Kami minta kesediaan Ganjar Pranowo untuk jadi pembina disabilitas seantero negeri ini," tegas Hasan Basri.

Suasana deklarasi berlangsung cukup unik dan mengundang rasa prihatin. Selama acara berlangsung, siswa-siswa berkebutuhan khusus seperti penyandang tuna grahita dan tuna laras di rumah belajar Disablitas Inklusi ada yang berlarian ke sana kemari tanpa peduli ada acara nasional. Para orang tua yang mendampingi dan turut ikut deklarasi nampak mengikuti dengan kasih sayang dan kesabaran.

"Saya bahagia waktu tiba di lokasi ini, karena ingin berjumpa dengan saudara-saudara kita disabilitas ini. Tapi, begitu menyaksikan kondisi yang ada, air mata saya meleleh. Kami berjanji kalau Pak Ganjar jadi presiden akan kita dorong lebih memperhatikan nasib masa depan saudara-saudara kita yang ditakdirkan seperti ini," kata Dedi S Wijaya, Pembina Balad Jarwo, jejaring Jarwo Jawa Barat.

Deklarasi juga ditandai penyerahan simbol 'celengan' dari Ketua Paradis Jarwo, Prama Dharma kepada Ketua Umum Jarwo Center Indonesia, Budi Mulyawan.

'Celengan' ini dimaknai sebagai perlambang harapan masa depan Indonesia terhadap Ganjar Pranowo untuk meneruskan visi dan misi Presiden Joko Widodo menjaga keutuhan NKRI dan berhasil menabur pundi-pundi devisa aset nasional.

Di antaranya, mengambil alih aset tambang raksasa dari pengelolaan asing, mulai Freeport, blok-blok migas, pembubaran Petral untuk dikelola Pertamina. Juga pembangunan banyak pelabuhan dan bandara serta tol-tol terpanjang antar provinsi untuk menggerakkan pembangunan ekonomi. Dan, pembangunan banyak waduk untuk pengairan lumbung pangan nasional.

Sementara itu, Ketua Umum Jarwo Center, Budi Mulyawan mempertegas jika aspirasi para disabilitas ini muncul dengan hati nurani. Dengan kondisinya yang disibalitas, mereka jauh-jauh berdatangan tanpa ada yang menggerakan, bahkan mengeluarkan dana dari saku sendiri.

"Kalau mereka mengatakan Megawati tidak bisa membendung suara arus bawah itu, wajar. Saya berkeyakinan, saudara-saudara kita ini bicara dengan mata batinnya yang tulus demi negaranya damai dan bisa diharapkan untuk nasib mereka," kata Budi Mulyawan yang juga Ketua Umum Ormas Nasionalis DPN  Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan).

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga