Vaksin Covid-19 Tak Jadi Syarat PTMS

Disdik Sinjai Genjot Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelajar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, S.Sos. /Ashari/AKURATNEWS.

AKURATNEWS - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan sedang menyusun strategi untuk pemberian vaksin Covid-19 bagi murid dan siswa. Strategi ini diantaranya sosialisasi kepada siswa, orang tua, dan wali siswa.

"Pemberian vaksin untuk pelajar usia 12 hingga 17 tahun. Sosialisasi itu penting dilakukan, terutama kepada orang tua siswa, agar mereka memahami tujuan dari pemberian vaksin kepada murid dan siswa," ungkap Kadis Pendidikan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, Selasa (14/9/2021).

Namun kata Jefrianto, sosialisasi itu butuh waktu yang lama untuk memberikan pemahaman kepada orang tua murid, agar mengizinkan anaknya untuk diberi vaksin. Mengingat jumlah siswa untuk tingkat SMP di Sinjai sekitar 17 ribu orang.

"Saat ini kami sedang menggenjot tahap sosialisasi dulu kepada orang tua dan wali siswa, agar mereka mengizinkan anaknya diberi vaksin," tuturnya.

Ia menilai program itu sangat berat karena tidak semua orang tua murid siswa merespon baik program itu. Namun meski demikian, pihaknya mengaku tetap berusaha untuk memberikan pemahaman kepada orang tua dan wali siswa untuk pemberian vaksin.
"Sosialisasinya kita juga akan melibatkan komite sekolah. Mereka harus mengambil peran dalam memaksimalkan pemberian vaksinasi itu," terangnya.

Namun Mantan Kepala Kesbangpol Sinjai ini menegaskan bahwa pemberian vaksin itu, tidak menjadi syarat untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Sekolah (PTMS) saat ini.

"Vaksin itu hanya memberikan kekebalan tubuh dari virus Covid-19 kepada murid dan siswa kami di Sinjai. Jadi bukan sebagai syarat untuk dibukanya sekolah," katanya.

Hal itu juga telah ditegaskan oleh Menteri Pendidikan Nasional, Nadiem Anwar Makarim.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan melakukan vaksinasi kepada 200 siswa dan menargetkan akan memvaksin 22 ribu pelajar usia 12-17 tahun.

"Target kita 22 ribu siswa atau anak usia 12-17 tahun ditarget akan diberi vaksin," kata Sekretaris Dinas Kesehatan, Farina Irfani, Sabtu (28/8/2021) lalu.

Hari ini ada sekitar 200 orang siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) diberi vaksin. Pemberian vaksin dipusatkan di Tribun Lapangan Sinjai Bersatu dan di SMAN 5 Sinjai.

Menurut Farina, pemberian vaksin untuk siswa hari itu masih sangat rendah dari total yang ditargetkan. Namun ditergetkan pemberian vaksin itu rampung pada akhir tahun 2021 ini.

"Tapi tergetnya masih mengacu kepada pemerintah pusat yang menyiapkan vaksin untuk siswa di Sinjai. Siang tadi Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman ikut memantau pemberian vaksin kepada 200 orang siswa SMA," ungkapnya.

Di acara pelaksanaan vaksinasi, Plt Gubernur Sudirman Sulaiman memotivasi para siswa agar dapat mengikuti pelaksanaan vaksin untuk memperkuat daya tahan tubuh dari virus Covid-19. ***

Penulis: Ashari

Baca Juga