Disnaker Depok: Perusahaan Wajib Penuhi 60 persen Kuota Pekerja Lokal

Kadisnaker Kota Depok, Manto.
Kadisnaker Kota Depok, Manto.

Depok, Akuratnews.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Manto mengatakan investor yang mendirikan usaha atau perusahaan yang ada di Depok wajib penuhi kuota sebanyak 60 persen bagi pekerja lokal.

Meski begitu, kuota 60 persen tersebut masih belum bisa dipenuhi para investor atau perusahan di Depok sebab pekerja lokal belum mampu penuhi klasifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

"Dari total kuota 60 persen sesuai perda, pihak investor baru mampu memenuhi sekitar 40-50 persen lantaran klasifikasi yang dibutuhkan perusahaan tak mampu dipenuhi pekerja lokal," ucap Manto, Kamis,(27/2/2020).

Kaitan itu, dikatakan Manto, pemerintah sejauh ini berupaya melatih warga agar mampu bersaing dengan pekerja yang lain. "Masih belum terpenuhinya kuota 60% dari yang diharuskan itu juga karena kalah bersaing dari para pekerja di luar Depok," katanya.

Menyoal angka pengangguran di Depok, Manto menilai jika persoalan tersebut tidak semata hanya pihaknya yang miliki tugas itu namun ada juga peran dari dinas terkait lainya.

Dinas tenaga kerja menurutnya hanya sebagai penyalur dan ada tugas kinerja dari dinas lain seperti dinas perdagangan industri, dinas DKUM, dinas pertanian yang juga miliki andil dalam menanggulangi masalah pengangguran.

Untuk diketahui, jumlah angka pengangguran di Depok terdapat penurunan dari tahun sebelumnya. Pihak Disnaker Depok mencatat terdapat penurunan sebesar 1500 ribu dari 73 ribu lebih angka pengangguran di Depok.

"Angkanya cendrung menurun. Tahun 2018-2019 ada 73 ribu lebih atau setara dengan 6.68 persen dan data tahun 2019-2020 berkurang jadi 6,11 persen atau setara angka 72 ribu lebih. Terjadi penurunan sekitar 1500 ribu," pukas Manto.

Penulis: Eko Ahdayanto

Baca Juga