Ditangkap Saat Buron ke Cianjur, Ini Anak Buah John Kei Yang Tembakan Senpi

Jakarta, Akuratnews.com -  Satu persatu, anak buah John John Kei yang masih buron ditangkap polisi. Kali ini, tiga anak buah pria bernama lengkap Johm Refra ditangkap tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.

Salah satu dari anak buah John Kei ini yang ditangkap ini membawa dan menembakkan senjata api (senpi) di rumah Agrapinus Rumatora alias Nus Kei di Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Tangerang pada Minggu (21/6).

Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menyebut telah menangkap Welhelem Laisina (40 tahun), Ferrol Greinando Unaweka (32 tahun) dan Vigor Hum Latuny (28) di Kampung Simpang, CIbodas, Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Kamis (25/6) dini hari.

Welhelem inilah yang diduga dua kali menembakkan senjata api saat anak buah John Kei merusak rumah Nus Kei. Namun belum diketahui apakah tembakan itu yang mengenai kaki sopir ojek online.

"Memang ada satu pelaku bawa senpi yang mengakibatkan satu sopir ojol terkena serpihan proyektil peluru. Korban sudah dioperasi dan sudah bisa diambil pecahan (proyekil) itu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, kemarin.

Tiga anak buah John Kei ini kabur saat polisi melakukan penggerebekan di rumah John di Perumahan Taman Titian Indah, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (21/6) malam. Dalam penggerebekan itu, 30 orang diamankan termasuk John Kei.

Sebelum tiga anak buah John Kei ditangkap, seorang anak buahnya yang lain yakni Semuel Rahanbinan alias Teco yang juga ikut terlibat dalam penyerangan di kediaman Nus Keibdan ikut menewaskan satu anak buah saudara John Kei tersebut menyerahkan diri ke Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (24/6).

Teco menyerahkan diri pada polisi sekitar pukul 14:00 WIB krena takut mendapat serangan balasan. Pria 35 tahun itu tak sendiri saat ke polisi. Ia diantar bersama keluarga besarnya.

Setelah sempat menjalani pemeriksaan di Polsek Cimanggis, Teco akhirnya digelandang ke Polres Metro Depok sekira pukul 17:00 WIB.

"Sekitar jam 2 siang saudara SR ini mendatangi kantor polisi di Depok. Intinya yang bersangkutan datang diantar keluarganya penuh dengan kesadaran menyerahkan diri ke kepolisian," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Wadi Sabani.

Wadi pun mengaku jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyidik di Dirkrimum PMJ. Pelaku mengaku ikut terlibat dalam kasus penyerangan menggunakan senjata tajam, yang mengakibatkan luka pada korban.

Namun, Wadi tidak bisa menjelaskan lebih lanjut karena informasi secara rinci akan disampaikan oleh pihak Polda Metro Jaya.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga