Diterpa Isu Miring, Begini Pernyataan Taqychan Travel

AKURATNEWS - Sejumlah pemberitaan miring menimpa Taqychan Travel yang dituduh menggelapkan uang jamaah umrah mencapai angka miliaran rupiah.

Terkait pemberitaan yang makin heboh ini, pihak Taqychan Travel akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasinya lewat akun Instagram @taqychantravel. Dalam klarifikasinya, travel milik Taqy Malik ini menyebut telah memberangkatkan puluhan grup tanpa ada masalah sebelumnya. Namun kendala mulai muncul ketika pandemi menghantam dunia.

"Alhamdulillah, Taqychan Travel mulai beroperasi di awal tahun 2019. Hingga akhir Maret 2020 lalu kami sudah memberangkatkan puluhan grup, dengan ratusan jamaah. Terakhir keberangkatan di bulan Februari 2020 dan Qadarallah pada tanggal 1 Maret ada penutupan keberangkatan karena pandemi sehingga group jamaah yang harusnya berangkat di bulan Maret tertunda," tulis pihak Taqychan Travel.

"Kondisi Pandemi sekarang tidak menentu, kami terus menanti kabar baik dari pihak Saudi, maupun pemerintah kita namun tak kunjung datang kabar baik tentang umrah. Hingga awal November 2020 pihak Saudi akhirnya membuka namun dengan protokol ketat dan jumlah terbatas sehingga pelaksanaan umrah tidak lagi senyaman dulu, banyak pembatasan-pembatasan. Bahkan di awal tahun 2021 Pihak Saudi mengeluarkan putusan bahwa Indonesia sebagai salah satu Negara yang dilarang masuk ke Saudi," tambah pernyataan itu lagi.

Karena kondisi di atas, para pendaftar pun akhirnya memilih minta refund uang yang terlanjur mereka bayarkan. Dari sinilah kendala terjadi, mengingat proses refund tak bisa berjalan dengan mudah karena beberapa alasan yang tak bisa dihindari pihak Taqychan Travel.

"Kami pun tidak bisa berbuat banyak, tidak terkecuali travel-travel lain yang hanya bisa gigit jari. Karena cukup lama tidak beroperasi dan akhirnya sempat terhenti. Namun kondisi yang tidak menentu ini justru sejak awal Februari 2021 sebagian jamaah mulai meminta untuk refund uang yang sudah disetor untuk umrah ke travel karena berbagai alasan kondisi Pandemi dan ekonomi. Alhamdulillah saat itu ada sekitar 30-40 jamaah yang selesai kami proses refundnya," jelas Taqychan Travel.

Proses refund tersendat karena sejatinya pihak Taqychan Travel sudah membayarkan sebagian besar uang tersebut untuk berbagai keperluan seperti akomodasi, booking hotel dan lain-lain. Namun karena permintaan refund yang terus mengalir, Taqy Malik selaku komisioner pun akhirnya turun tangan untuk menggunakan uang pribadinya guna menutupi 'hutang' tersebut.

"Dengan situasi yang penuh ketidakpastian ini kami tetap menerima dan memproses permintaan refund dari beberapa jamaah, memang tidak sedikit rintangan dan kendala teknis di lapangan termasuk proses transfernya. Yang terakhir dengan keterbatasan dana perusahaan, karena sebagian sudah dibayarkan untuk biaya-biaya hotel dan akomodasi, tiket dan LA di Saudi termasuk persiapan di Jakarta membuat tersendat. Kondisi ini kami sebagai direksi segera dilaporkan kepada Mas Taqy Malik sebagai Komisaris, jadi beliau sebagai komisaris tidak terlibat secara langsung dioperasional travel. Namun karena beliau merasa bertangung jawab maka pengembalian sebagian dan jamaah menggunakan dana dari kantong pribadi beliau," jelasnya lagi.

Saat ini proses pengembalian dana sudah hampir sepenuhnya kelar, mengingat masih ada beberapa jamaah yang belum mengajukan proses refund. Dengan statement tersebut, Taqychan Travel berharap agar publik tak serta-merta percaya dengan berbagai pemberitaan miring yang beredar di media massa tentang kasus ini.

"Alhamdulillah seluruh jamaah yang meminta refund 100% dananya sudah semua dibayarkan. Sisanya ada tinggal beberapa jamaah masihh kami tunggu respon untuk permintaan refund nya, jika tidak pun insyaallah kami akan tetap amanah simpang uang jamaah tersebut untuk keberangkatan berikutnya. Semoga informasi ini dapat memberi gambaran yang jelas tentang isu-isu yang beredar. Dan dapat menghentikan tuduhan-tuduhan yang tidak mendasar. Semoga para calon jamaah bisa mengerti dan terima kasih atas kepercayaannya," pungkas pernyataan Taqychan Travel ini.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga