Donald Trump, Raja Salman dan MBS Divonis Mati

Sana'a, Akuratnews.com - Tiga nama besar di dunia oleh pengadilan di Saada, Yaman dijatuhi vonis hukuman mati.

Tiga nama ini bagian dari sepuluh orang terdakwa dalam kasus pengeboman pasukan koalisi Arab Saudi pada bus pelajar di Dahyan, Yaman.

Tiga nama yang divonis hukuman mati itu adalah Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman (MBS) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Presiden Yaman sendiri juga ikut serta dalam 10 nama tersebut.

Kantor berita milik Houthi, SABA, melaporkan, Pengadilan Kriminal Khusus di Saada menggelar sidang yang dipimpin Hakim Riyad Al-Razami untuk memeriksa kasus serangan pasukan koalisi Saudi pada satu bus yang penuh dengan pelajar muda di Dahyan, distrik Majz.

SABA mengonfirmasi bahwa sepuluh terdakwa itu divonis dan dihukum mati yakni Salman Bin Abdulaziz Al-Saud, Mohammed Bin Salman Bin Abdulaziz Al-Saud, Turki Bin Bandar Bin Abdulaziz Al-Saud, Donald Trump, James Norman Mattis, Norton Schwartz, Abdrabbuh Mansur Hadi, Ali Mohsen Saleh Al-Ahmar, Ahmed Obeid Bin Daghr dan Mohammed Ali Ahmed Al-Maqdashi.

“Para tersangka juga wajib membayar denda USD10 miliar untuk para keluarga korban,” ungkap laporan SABA seperti dilansir Memo.

“Jaksa penuntut telah mendaftarkan banding sebagian ke paragraf kelima dari putusan, terkait hak mereka yang masuk dalam dakwaan. Meski demikian, pengadilan belum memutuskannya. Jaksa penuntut, Hamdan Shani, bergabung dalam pengajuan banding, sedangkan jaksa pembela, Abdel Wahab Al-Fadhli, berhak untuk banding atas nama para terdakwa,” papar laporan SABA lagi.

Perang di Yaman melibatkan koalisi Arab Saudi yang melawan gerakan Houthi yang menguasai wilayah Sana'a. Arab Saudi sendiri mendukung pemerintahan Yaman yang terusir dari Sanaa dan kini presidennya berada di pengasingan.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga