DPD Golkar Bartim Siap Menangkan Pasangan H.Sugianto Sabran – Edy Pratowo

DPD Partai Golkar Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah
DPD Partai Golkar Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah

Tamiang Layang, Akuratnews.com - Menuju kursi Kalteng 1 pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenur Kalimantan Tengah yang akan dihelat pada 9 Desember mendatang, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Barito Timur, H Supriatna. Spd. MM menyampaikan, bahwa DPD Golkar sebagai partai koalisi pendukung siap berjuang semaksimal mungkin untuk mengantarkan pasangan H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo (SE) sebagai Gubernur dan Wakil Gubenur Kalimantan Tengah.

“Sebagai partai pendukung, tentu kami akan berjuang untuk memenangkan pasangan H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo di Pilgub Kalteng 9 Desember mendatang," ucap H Supriatna dikantor DPD Golkar di Tamiang Layang, Kamis (10/09/2020).

Ia menjelaskan, bahwa selama 5 tahun kepemimpinan H Sugianto Sabran, banyak kemajuan-kemajuan di Kalteng, salah satunya bidang infrastruktur, kita lihat sekarang infrastruktur jalan Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur dan Barito Selatan sudah baik dimasa kepemimpinan H Sugianto Sabran," paparnya.

Lanjut Supriatna, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan APBD Kalteng pun selama kepemimpinan H Sugianto Sabran juga mengalami peningkatan.

"Oleh karena itu, kita akan siap berjuang memenangkan H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo di Pilkada Kalteng, dengan turun untuk konsolidasi dan menggerakkan mesin politik Golkar serta keluarga besar Golkar diseluruh wilayah Kabupaten Barito Timur," ujarnya.

Tambahnya, Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan partai pengusung lainnya, seperti PDIP, PPP, Nasdem, PKB dan partai pengusung lainnya untuk memperkuat barisan dalam mensukseskan pasangan H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo menuju Kursi Kalteng 1.

"Kita optimis, untuk memenangkan pasangan Sugianto-Edy Pratowo Pilgub Kalteng 9 Desember mendatang, sehingga dapat memimpin pembangunan di Kalimantan Tengah untuk 5 tahun kedepan," tutup Supriatna.

Baca Juga