DPD LSM Gerah Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan di Proyek Dinas PU-BMSDA Sidoarjo

Tampak depan bangunan kepala DPU-BMSDA Sidoarjo seusai dibenahi, (Foto dok.akuratnews.com).

Sidoarjo, Akuratnews.com - Proyek pemeliharaaan gedung kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Sidoarjo senilai maksimal Rp200 juta berasal dari APBD 2019, diduga tidak sesuai peruntukannya, alias salah sasaran.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD LSM Gerah Jatim, Jim Darwin pada Akuratnews.com, Selasa (30/7/2019).

"Diketahui, kondisi ruangan kepala dinas lama tampak masih layak, tapi kepala dinas baru yang terlantik pertengahan Mei 2019 lalu, justru enggan menempatinya. Dia lebih memilih ruangan lain, bekas salah satu bidang yang kini bergabung kembali ke OPD semula, Dinas Perkim CKTR Sidoarjo sejak awal Januari 2019 silam," katanya.

Maka itu, tambah Jim, pejabat DPU-BMSDA membenahi ruangan bekas bidang tersebut, sebelum ditempati. Ruangan ini disulap sedemikian rupa.

"Nampaknya, pembenahan ruangan dilakukan tidak semestinya, karena ada perubahan konstruksi. Semisal, mengganti lantai lama dengan granit, menambah interior dan piranti lainnya yang sebelumnya tidak dijumpai di ruangan itu," jelasnya.

Bila demikian, lanjut Jim, proyek pemeliharaan gedung kantor yang diselesaikan pertengahan Juli 2019 itu, patut diduga menyimpang dari rencana atau salah sasaran.

"Terlebih, kondisi ruangan kepala dinas lama masih layak, tapi koq kepala dinas yang baru tidak mau, malah menempat di ruangan lain. Sehingga, disinyalir terjadi pemborosan anggaran," tandasnya.

Sementara itu, ketika Kepala DPU-BMSDA, Sunarti Setyaningsih saat ingin dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, dia tidak berada di kantor. Hingga berita ini dirilis, belum terkonfirmasi.*

Penulis: Wachid Yulianto

Baca Juga