DPR: Iklan Jokowi Jangan di Politisasi

Foto: Iklan Bendungan Jokowi (Youtube Jokowi)
Foto: Iklan Bendungan Jokowi (Youtube Jokowi)

Jakarta, Akuratnews.com - Belakangan ini, banyak pihak yang mempersoalkan penayangan iklan yang menampilkan Presiden Joko Widodo di Bioskop. Iklan yang memperlihatkan kesuksesan pembangunan Indonesia tersebut dinilai tidak tepat, apalagi bertepatan dengan tahun politik saat ini.

Merasa tidak ada yang salah, anggota DPR RI Firman Soebagyo, menghimbau semua pihak untuk tidak mempersoalkan adanya iklan tersebut.

Menurutnya, tidak ada pelanggaran atau Undang-undang yang dilanggar dengan tayangan itu.

"Seyogyanya jangan hal seperti itu (Iklan Pembangunan) dipolitisasi jelang tahun politik. Apalagi ini kan hanya menayangkan progres pembangunan kepada masyarakat, tak ada aturan bahkan UU ditabrak dengan tayangan itu," terang Firman kepada media, Minggu (16/9/2018).

Firman menilai, penayangan iklan tersebut merupakan hal yang positif dan bentuk transparansi yang dilakukan oleh pemerintah. Justru kata dia, dengan adanya iklan itu masyarakat bisa mengetahui hasil kerja pembangunan dari pemerintah selama ini.

"Ini merupakan budaya keterbukaan dengan tujuan agar masyarakat juga bisa ikut mengetahui dan sekaligus turut mengawasi pelaksanaan pembangunan sebagai bagian peran masyarakat, bukan malah dicurigai dengan hal negatif," pungkasnya.

Berbanding terbalik, Firman justru meminta agar kemajuan seperti ini terus masif dijalankan. Ia juga menyarakankan agar pemerintah memanfaatkan sosial media saat ini untuk mempublikasikan hasil capaian pembangunan.

"Saya pun menyarankan agar semua hasil pembangunan yang terkait dengan kepentingan publik dapat disosialisaikan baik melalui media cetak maupun media sosial supaya masyarakat dapat melihat hasil capaian pembangunan telah dilakukan pemerintah," ujarnya. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga