oleh

DPR : Pengungkapan Kembali Kasus Antasari, Polri Diminta Harus Transparan dan Adil

Jakarta, Akuratnews.com – Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengatakan, tidak permasalahkan soal mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Antasari Azhar, untuk membersihkan nama baiknya, karena itu adalah hal yang wajar.

Politisi PKS ini menginginkan agar pengungkapan kembali kasus Antasari tidak di lakukan dengan motif dendam. “Kasus Antasari mau dibuka lagi dalam guna mengetahui pelaku pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen tidak masalah, asalkan jangan dalam rangka membalas dendam,” kata Nasir di Gedung DPR RI, Senin (30/1/17).

Dia menilai jika selama ini kasus Antasari dirasa mempunyai kejanggalan, sehingga masih perlu dilakukan penyelidikan kembali.

“Jika selama didapatkan niat jahat dan bukti-bukti cukup, kasus Antasari maka ada hal-hal yang dapat di buka kembali,” paparnya.

Namun, ia meminta agar kepolisian bersikap profesionalitas sebagai penegak hukum, dalam melakukan penyidikan untuk membuka kasus Antasari .

“Jadi penegakan hukum harus objektif, adil, transparan dan bertanggungjawab,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Mantan Ketua KPK, Antasari meminta agar kasusnya dibuka kembali untuk mencari pelaku pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran,Nasrudin Zulkarnaen sebenarnya. Pihaknya pun akan melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. (Agus)

Loading...

Komentar

News Feed