DPRD Surabaya Mencurigai Ada Oknum Yang Bekingi Blue Fish

AKURATNEWS - Kenekatan Rekreasi Hiburan Umum (RHU) Rasa Sayang Blue Fish yang buka hingga dini hari, menjadi perhatian Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Imam Syafii.

Imam menduga pihak Pemkot menutup mata, dan mencurigai turut melakukan pengamanan. Karena dengan lokasi Blue Fish yang berada di Pusat Kota, sangat tidak mungkin jika Sat Pol PP dan Gugus Tugas tidak mengetahui kejadian tersebut.

"Lokasinya itu tengah kota, dekat Grahadi, Balaikota. Itu sangat mencolok, tidak mungkin Satpol PP atau Gugus Tugas tidak tahu," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (7/12//21).

BACA JUGA : Kepala BPB Linmas Surabaya Tidak Tahu Diskotik Blue Fish Buka Hingga Subuh

"Dalam aturannya jelas, mereka memang diperbolehkan buka tetapi maksimal pukul 24.00. Jelas itu ada oknum yang memberikan bekingan, karena itu ditengah kota sangat mencolok sekali. Buka sampai subuh dan aman-aman saja," tambahnya.

Imam berpendapat, apa yang dilakukan oleh Pemkot tersebut, menciderai kepercayaan masyarakat terhadap penegak perda yang cenderung tebang pilih. Apalagi, hampir semua RHU telah menandatangani Pakta Integritas.

"Para penegak perda ini tegas terhadap masyarakat kecil, tetapi lembek terhadap pengusaha besar. Jika terus seperti ini kepercayaan masyarakat tidak hanya turun tapi hilang," ungkapnya.

BACA JUGA : Datangkan Artis Ibu Kota, Diskotik Blue Fish Buka Hingga Dini Hari

Politisi Partai Nasdem ini juga menegaskan, harusnya pemkot memberi sanksi tegas, dengan penyegelan atau mencabut izin. Karena sebelumnya pihak Blue Fish sudah pernah dipanggil dan diberikan peringatan terakhir.

"Maka kami mengingatkan pemkot, ini terkait marwah pemerintah kota, marwah dari Wali Kota Surabaya. Mereka (RHU) yang sudah diberi sanksi kemudian melanggar lagi. Sanksinya harus lebih tegas dan keras. Bila perlu penutupan dan pencabutan izin," tegas Imam.

Dia meminta pemkot untuk menindak tegas RHU yang membandel dan melanggar Pakta integritas yang telah disepakati. Dia berharap pemkot tidak hanyak gertak saja.

Penulis:

Baca Juga