Dr. Guard, Pelindung dari Virus yang Tak Kasat Mata

Jakarta, Akuratnews.com - Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, masyarakat Indonesia menghadapi banyak kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Terlebih, beberapa daerah sedang memasuki era new normal dan masa PSBB transisi. Banyak pekerja yang sudah tidak WFH (Work From Home), sehingga mereka harus keluar rumah untuk bekerja di kantor. Padahal grafik kasus positif COVID-19 masih belum menurun, resiko penyebaran virus corona ini pun masih sangat tinggi.

Karena harus keluar rumah, ada beberapa barang yang harus dibawa untuk mencegah penularan virus corona. Barang-barang tersebut, terdiri hand sanitizer, alat makan pribadi, peralatan ibadah, dan masker cadangan. Meskipun kita sudah berusaha untuk memproteksi diri dengan memakai masker, rajin cuci tangan dan memakai hand sanitizer, masih ada kemungkinan diri kita bisa terpapar virus dan bakteri yang ada di udara sekitar kita. Oleh karenanya, diperlukan perlindungan aktif untuk membasmi virus dan bakteri yang tak kasat mata. PT. Dunia Kosmetik Indonesia, selaku distributor resmi Dr. Guard dari Korea Selatan, menyadari masalah ini dan ingin membantu masyarakat dalam melindungi diri dan keluarga tersayang dari berbagai virus yang ada di sekitar kita dengan mendistribusikan produk Dr. Guard di Indonesia.

Dr. Guard merupakan sterilizer udara dan penghilang bau berbentuk stik dengan menggunakan klorin dioksida murni sebagai bahan utamanya. Klorin Dioksida (ClO2) adalah bahan yang diakui oleh WHO sebagai bahan yang tidak berbahaya untuk manusia serta ramah lingkungan dan memiliki daya sterilisasi, disinfeksi, dan penghilang bau (deodoran). Produk Dr. Guard 100% diproduksi di Korea, juga terbuat dari bahan baku yang diperoleh Korea. Dr. Guard pun terbukti aman digunakan dan telah mendapatkan izin dari WHO, FDA, UE, Kementerian Lingkungan Hidup Korea, dan Kemenkes RI (No. PKL 20502020277).

Untuk menggunakan Dr. Guard stick, pertama pegang kedua ujung lalu patahkan bagian tengah stik sampai terdengar bunyi “tak!”. Lalu, kocok stik agar serbuk dalam ampul tercampur dengan larutan dan warnanya berubah menjadi kuning. Setelah berubah warna, bahan aktif Dr. Guard akan dikeluarkan melalui bagian luar stik. Larutan dalam stik akan berubah warna kembali menjadi transparan setelah 3-4 minggu pemakaian jika larutan disinfektannya sudah habis.

Kemampuan Dr. Guard untuk membasmi virus, jamur, dan bau karena memiliki sifat antibakteri 99,99% yang dapat bertahan selama 1 bulan. Virus dan bakteri yang bisa dihilangkan oleh Dr. Guard, yaitu Coronavirus, H1N1, Pneumococcus, Dermatophyte, Norovirus, Aeruginosa, bacillus subtilis, Legionella, Salmonella thiophus bacillus, jamur, MRSA, dan E-coli 0157.

Dr. Guard bisa ditempatkan di mana saja, seperti ruang tidur, kamar mandi, dan dapur. Selain itu, Dr. Guard juga bisa dipakai di dalam kulkas serta di dalam mobil untuk menghilangkan bau. Dr. Guard stick juga bisa dikalungkan pada leher saat berpergian ataupun digantungkan pada tas.

Saat ini, Dr. Guard bisa didapatkan dengan mudah secara online di Official Store Tokopedia Dr. Guard (https://www.tokopedia.com/drguard). Satu buah Dr. Guard stick dibandrol harga Rp179.000,00. Selain itu, juga tersedia paket 1pcs Dr. Guard dengan tali lanyard seharga Rp189.000,00. Tersedia juga berbagai paket bundling bagi konsumen yang ingin membeli dalam jumlah banyak untuk keluarga dan kerabat terdekat.

Penulis: Redaksi

Baca Juga