Imbas Warganya Sebut Indonesia Negara Miskin

Driver Ojek Online Bakal Kepung Kedubes Malaysia

Jakarta, Akuratnews.com - Kalimat seorang pria Malaysia soal ojek online viral di media sosial. Pria yang kabarnya bos sebuah perusahaan taksi di Malaysia itu menyebut bahwa ojek online hanya untuk di negara miskin seperti di Indonesia.

Ucapan pria Malaysia itu mendapat respons dari persatuan para pengemudi ojek online di Indonesia. Mereka berencana akan melakukan unjuk rasa mengepung Kedubes Malaysia di kawasan Kuningan, Jakarta pada 3 September mendatang.

"Jika tidak ada klarifikasi dari Dubes Malaysia di Jakarta dan permohonan maaf dari bos taksi di Malaysia dalam video yang merendahkan martabat kami, maka kami driver ojek online se-Indonesia akan kepung Kedubes Malaysia di Jakarta dan konjen-konjen Malaysia di seluruh NKRI," tegas Presidium Garda Indonesia, Igun Wicaksono di Jakarta, Selasa (27/8).

Igun menjelaskan, ucapan pria Malaysia itu dianggap meresahkan karena sudah merendahkan profesi ojek online.

"Ucapan dia juga menghina rakyat Indonesia," tegas Igun.

Untuk diketahui, pria Malaysia itu adalah Shamsubahrin Ismail. Video pernyataan penolakan Shamsubahrin Ismailil atas rencana masuknya Gojek di Malaysia disampaikannya Kamis (22/8) dalam konferensi pers di kantor Big Blue Taxi, Kuala Lumpur.

Shamsubahrin Ismail mengungkapkan, Gojek bisa berkembang di Indonesia karena jalan raya di Indonesia yang terlalu sempit untuk kendaraan.

"Kemiskinan di Indonesia terlalu tinggi, gaji tak tinggi. Malaysia tidak bisa seperti itu. Anak muda (Malaysia) bukan anak  miskin, tak datang dari keluarga miskin. Kenapa kita mau menjatuhkan marwah mereka sehingga menjadi tukang Gojek," ujarnya.

"Di Indonesia, wanita dapat memeluk driver (sebagian besar pengendara adalah pria) begitu saja tetapi bagaimana dengan Malaysia? Apakah kita ingin melihat wanita kita memeluk driver di sana-sini?" ujarnya seperti dikutip dari Free Malaysia Today.

Penulis: Rianz
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga