Dua Bocah Hilang di Kali Ciliwung Ditemukan, Begini Penjelasan Kepala SAR SMC

Depok, akuratnews.com- Setelah dilakukan penyisiran di dua area dengan menerjunkan tim penyelam dan perahu karet di Kali Ciliwung, tim SAR gabungan akhirnya berhasil temukan kedua anak hilang di Kali Ciliwung sejak Rabu, siang (26/6/2019).

Satu orang anak bernama M Eddis (11) telah ditemukan meninggal dunia pada Rabu sore kemarin. Sedang, satu orang korban lain, yaitu M Rifai (15) akhirnya berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada Kamis, siang, (27/6/2019).

Hasil pencarian itu secara resmi disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), melalui pihak humas kantor pencarian dan pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada Kamis,(27/6/2019).

Dalam keteranganya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Hendra Sudirman, mengatakan setelah maksimalkan pencarian dengan kekuatan tim SAR gabungan, satu lagi korban tengelam M Rifai (15) akhirnya ditemukan siang tadi sekira pukul 11.40 wib dalam keadaan meninggal.

Korban, kata Hendra, ditemukan melalui proses penyelaman oleh tim SAR gabungan pada radius 15 meter dari lokasi kejadian dan kemudian dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dirinya mengaku operasi SAR pada hari ini, dibagi menjadi dua area pencarian. SRU pertama lakukan pencarian dengan menurunkan tim penyelam dan penyisiran menggunakan perahu karet dan jangkar di sekitar lokasi kejadian.

Sedang, lanjut Hendra, SRU kedua akan melakukan proses pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet LCR hingga radius 3,8 KM dari lokasi kejadian.

Pencarian korban Muhammad Rifai, (15) yang tenggelam di aliran Kali Ciliwung pada Rabu (26/6/2019) kembali dilanjutkan sejak pagi hari tadi oleh tim SAR gabungan.

"Kurang lebih sekitar 100 personil dari tim SAR gabungan yang pagi tadi turut dilibatkan dalam pencarian korban" jelas Hendra.

Sebelumnya, satu korban lagi Muhammad Eddis (11) ditemukan sekira pukil 17:15 wib dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan penyelaman pada Rabu, (26/6/2019).

"Korban ditemukan pada radius 20 meter dan dievakuasi ke rumah duka oleh tim SAR gabungan untuk diserahkan kepada pihak keluarga", terang Hendra.

Untuk diketahui, tim SAR gabungan yang dilibatkan dalam proses pencarian korban tengelam antaralain dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Cimanggis, Damkar Depok, Babinkamtibmas, Babinsa Kelurahan Tugu, Kelurahan Tugu, Tagana Kota Depok, Kancil, KCR, PMI Depok, Sekolah Relawan, IEA, Perdana, Forkabi, RAPI Kota Bogor, Wanadri, KJD, Korgard, Pramuka Peduli, SAR MTA, PKPU Human Initiative, Shabawana, Mapala Gunadarma, ISTN Dayung, Faji Kota Depok, PGI Rescue 9, dan TRC GDA.

Penulis: Eko Ahdayanto
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga