Salah Satunya Cuma Lulusan SMK

Dua Hacker Asal Indonesia Bobol Dana Bansos Covid-19 AS

Ilustrasi Hacker Indonesia
Ilustrasi Hacker Indonesia

AKURATNEWS – Dua hacker asal Indonesia bobol dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 Amerika Serikat (AS). Nilainya pun fantastis, sekitar 60 juta dolar AS.

Dua hacker asal Indonesia tersebut diduga menjadi otak dibalik kejahatan tersebut bersama seorang warga negara India.

Dua orang WNI ini sudah diringkus Ditreskrimsus Polda Jatim. Pelaku berinisial SFR dan MZM tersebut kini ditahan.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, pengungkapan kasus ini berkat kerjasama dengan FBI. Diketahui, dua WNI juga bertugas mencairkan dana bansos tersebut.

“Kami bekerja sama dengan FBI masih memburu WNA tersebut,” kata Nico Afinta, Jumat (16/4).

Nico mengatakan, WNA itu pula yang memberikan uang crypto bitcoin kepada dua tersangka WNI, masing-masing SRF Rp420 juta dan MZM Rp60 juta. Total uang tersebut diterima kedua tersangka sejak pertama beraksi.

Nico mengatakan, kasus itu mulai diselidiki pada Maret 2021 lalu, setelah Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim mendapati adanya penyebaran scampage atau website yang menyerupai website resmi pemerintah AS.

Dua tersangka hacker WNI, masing-masing SRF dan MZM.

Dari temuan itu, polisi menemukan adanya unsur kejahatan hingga dilakukan penangkapan terhadap tersangka SFR. Di laptop dan HP-nya diketahui terdapat banyak scampage atau website dan data-data pribadi warga AS.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga