Dua Kali Tes Kebisingan, Whisper Lounge & Restaurant Belum Memenuhi Syarat

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim, saat melakukan Tes Kebisingan

AKURATNEWS - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur, terus menindaklanjuti keluhan warga Dukuh Pakis Surabaya, terkait polusi suara yang ditimbulkan oleh Whisper Lounge & Restaurant.

Tes kebisingan yang dilakukan pada Minggu (24/7/22) ini, merupakan tes kedua kali yang dilakukan DLH Jatim, yang menurut warga berasal dari musik DJ yang dimainkan dari RHU yang baru buka pada bulan Juni lalu ini.

Pada tes kebisingan yang difokuskan pada dua titik tersebut, tidak hanya dihadiri oleh petugas DLH, namun juga didampingi oleh Camat, Sekcam, dan Lurah serta perwakilan manajemen dan warga.

Titik pertama pengujian suara berada di rumah warga sisi timur Whisper, dan menunjukan hasil menunjukan angka 57 desibel. Sedangkan titik kedua di lokasi belakang Whisper angka menunjukan 47 desibel.

Menanggapi tes kebisingan itu, Domi Nugroho, Lurah Dukuh Pakis enggan berkomentar banyak, ia mengatakan pihaknya hanya memfasilitasi uji kebisingan yang dilakukan oleh DLH Jawa Timur.

"Kami hanya memfasilitasi, kalo kemauan warga memang suara yang bocor harus seminimal mungkin," ujarnya singkat.

Sementara itu, Nuriyanto (42) salah satu warga Dukuh Pakis mengatakan jika pada tes kedua ini, warga masih mendengar suara musik yang masih kencang, sehingga dianggap belum memenuhi syarat. Karena sesuai kesepakatan warga dan manajemen Whisper, suara musik DJ tidak boleh keluar sedikitpun.

"Ini uji kedua dan dilakukan di dua titik yang berbeda. Kami masih mendengar suara musik yang artinya pihak Whisper belum membenahi sistem peredamnya belum beres," ujar Nuriyanto.

Penulis:

Baca Juga