Dua Minggu Tidak ada Kejelasan Atas Kasus Rasisme yang Dilaporkan, M1R Temui Direskrimum Polda Jatim

Massa Maluku 1 Rasa (M1R) saat mendatangi Polda Jatim, Jumat (18/11/22)

AKURATNEWS - Puluhan Masyarakat Maluku yang tergabung dalam organisasi Maluku 1 Rasa (M1R) se Jawa Timur, mendatangi Polda, Jumat (18/11/22) siang.

Kedatangan mereka lantaran sudah 2 minggu, pasca pelaporan kasus ujaran rasisme kepada masyarakat Ambon yang diduga dilakukan oleh Diyan Wang, warga Wonocolo tak ada kejelasan.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Maluku 1 Rasa (M1R) Jawa Timur, Baharudin Umasugi membenarkan, jika kedatangan mereka hari ini ke Mapolda Jatim untuk mempertanyakan perkembangan kasus dugaan rasisme yang mereka laporkan pada Jumat (04/11/2022) lalu.

Uddin mengungkapkan, dalam kurun waktu dua minggu tidak ada Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dan kabar terkait laporan mereka.

"Kedatangan kami untuk menanyakan bagaimana perkembangan kasus yang kami laporkan. Karena dalam dua minggu ini tidak ada pemberitahuan apapun dari pihak kepolisian," ujar Baharuddin usai bertemu Dirkrimum Polda Jatim, Jumat (18/11/2022).

Udin mengungkapkan, hasil pertemuan dengan Direskrimum adalah, nantinya akan dilakukan pemeriksaan terhadap pelapor, pada Jumat pekan depan.

Nantinya pula, lanjut Udin, kasus ini sepenuhnya akan ditangani oleh Polda Jatim, walaupun sebelumnya korban rasisme sempat melapor ke Polrestabes Surabaya.

"Tadi ditemui oleh pak Dirkrimum dengan baik dan beliau berjanji mengatensi kasus ini. Dan untuk penanganan kasus ini sepenuhnya akan ditangani Polda Jatim. Yang artinya, kasus yang dilaporkan ke Polrestabes Surabaya akan ditarik ke Polda Jatim," kata Baharuddin, yang juga didampingi penasihat hukum M1R, Jan Labobar.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Dirkrimmum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto belum memberikan komentar.

Penulis:

Baca Juga