Duhhh… Pendemo UU Cipta Kerja Kok Bawa Ketapel

Jakarta, Akuratnews.com - Dua puluh orang dengan atribut salah satu ormas Islam diamankan polisi karena diduga akan membuat tindakan onar saat demonstrasi pemgesahan UU Cipta Kerja hari ini.

Mereka berangkat dari Pandeglang Banten, menuju Istana Negara. Namun di kawasan Sawah besar, Jakarta Pusat, personel TNI-Polri menghalau serta memeriksa ke-20 orang tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dari salah satu tas mereka ditemukan ketapel yang sudah dipersiapkan dan diduga akan digunakan untuk membuat kericuhan saat demo.

“Ketangkap dari Sawah Besar dibawa ke Monas diinterograsi langsung oleh Kapolda dan Pangdam Jaya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (13/10).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana bersama jajarannya dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman yang mendatangi para pendemo ini terlihat langsung menginterogasi.

“Karena didapati barang berbahaya selanjutnya ke-20 orang dibawa ke area Monas untuk dilakukan pemeriksaan secara lanjut, baik tujuan, serta koordinator dan penggerak mereka," pungkas Yusri.

Seperti diketahui, demo menolak pengesahan UU Cipta Kerja digelar oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI yang terdiri dari PA 212, FPI, dan GNPF Ulama di seputaran Istana Negara. Diprediksi, massa yang akan mengikuti aksi demo itu sebanyak 1.000 orang.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga