Dunia Perbankan Sambut Baik Turunnya Suku Bunga KUR

Jakarta, Akuratnws.com--Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengumumkan bahwa per 1 januari tahun 2020  suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) turun dari semula  7% menjadi 6% per tahun. Kemudian total plafon KUR dinaikkan menjadi  35,7% dari sebelumnya sebesar Rp 140 triliun menjadi Rp 190 triliun.

Menurut Airlangga Hartarto plafon KUR secara bertahap  akan terus ditingkatkan hingga mencapai Rp 325 triliun pada 2024. Sedang  plafon maksimum KUR Mikro yang semula Rp 25 juta, akan dinaikkan dua kali lipat menjadi Rp.50 juta mulai 1 jJanuari tahun depan.

Tak hanya itu, total akumulasi plafon KUR Mikro pada  sektor perdagangan juga  mengalami peningkatan yang sama besarnya, dari semula yang sebesar Rp 100 juta menjadi Rp 200 juta..

“ Kenaikan plafon itu sesuai dengan  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Disisi lain kami juga sudah meminta kepada BI agar  penurunan suku bunga KUR ini bisa lebih dipercepat," Jelas Airlangga seusai rapat koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan UMKM di kantornya, Jakarta, pada Selasa 12 November 2019.

Selaras dengan apa yang disampaikan Airlangga, PT. Bank Artha Graha Tbk menyambut baik penurunan suku bunga KUR dan kenaikan plafon tersebut. Sebab selama ini Bank Artha Graha termasuk salah satu bank yang aktif menyalurkan KUR. Hal ini dilakukan karena Bank Arta Graha mempunyai misi  mengentas pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat kelas bawah menjadi kelas menengah.

“ Untuk membantu mengentaskan pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat kelas bawah menjadi kelas menengah, maka sejauh ini Artha Graha tetap komit terhadap penyaluran KUR demi kedaulatan pangan, mendukung ketahanan daerah, menuju pertahanan negara di era globalisasi” jelas Indra S Budianto selaku Direktur Bank Artha Graha. Saat ditemui di kantornya di Jakarta.

Lebih lanjut Indra menambahkan bahwa Bank Artha Graha sejauh ini  tetap fokus dan semangat  dalam menjalankan program KUR ini.

“ Kami adalah salah satu Bank yang tetap fokus   menjalankan KUR. Saat  ini kami sedang fokus kepada pembinaan, pendampingan dan pengawasan binaan kami yang jumlahnya sebanyak 38.247 KK yang tersebar di 26 provinsi,”.Tutup Indra

Program KUR  sendiri sudah dimulai sejak era Pak SBY hingga sekarang, program ini merupakan bentuk dari penciptaan lapangan kerja dan penanggulangan kemiskinan. Sehingga program pemerintah ini mendapatkan jaminan 70% dari Jamkrindo dan Askrindo.

Penulis: Irish
Editor:Redaksi

Baca Juga