Erick Kristama: Wafatnya BJ Habibie Adalah Kehilangan Besar bagi Bangsa Indonesia

Aktivis muda, Erick Kristama Soeria Atmadja S.Kom. (foto dok. akuratnews.com)

Jakarta, Akuratnews.com - Aktivis muda, Erick Kristama Soeria Atmadja S.Kom menyatakan duka mendalam atas wafatnya putra terbaik Bangsa Indonesia sekaligus Presiden RI ketiga, Prof. BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto pada pukul 18.03 WIB, hari ini, Rabu (11/9/2019).

"Innalillahi Wainaillaihi rojiun, Telah berpulang Bapak Bangsa, Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bapak B.J. Habibie dengan tenang di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta." ujar Erick Kristama kepada redaksi Akuratnews.com.

Erick mengatakan, Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya, tokoh ilmuwan dunia dan yang kerap memberikan wejangan kepada generasi muda.

"Semua jasa dan pengabdian Prof. BJ Habibie kepada masyarakat, bangsa dan negara, juga nasihat dan wejangannya kepada generasi penerus, akan dikenang selamanya." kata Erick.

BJ Habibie adalah salah satu tokoh ilmuwan dunia yang dekat dengan teknologi pesawat terbang. Erick mengatakan, dari literatur yang dia baca, BJ Habibie pernah dijuluki sebagai Mr Crack.

Menurut Erick, mengutip good news, saat BJ Habibie menjadi engineer di jerman, dia mempelajari fenomena fatigue atau semacam kelelahan pada kontruksi pesawat. Habibie mencetuskan rumus untuk menghitung keretakan atau yang biasa disebut crack progression on random.

Rumus temuan Habibie ini ia namakan “Faktor Habibie”. Rumus temuan Habibie ini dapat menghitung crack progression sampai skala atom material kontruksi pesawat terbang. Sehingga Habibie dijuluki “Mr. Crack”

"Kejeniusan Habibie mengantarkannya menjadi penemu faktor Habibie yang diakui dunia." ujar Erick.

Bagi Erick, wafatnya sang Profesor, adalah kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Terutama bagi generasi penerus.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran dalam melepas kepergian beliau menghadap Sang Pencipta." ucap Erick.

"Selamat jalan Pak Habibie, kami doakan semoga engkau husnul khotimah, diterima di sisi terbaik Allah SWT, dan berbahagia kembali bersama Bu Ainun." tandasnya. (*)

Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga