Erick Thohir Jadi Capres Potensial di Tahun 2024?

Erick Thohir
Erick Thohir

Meski begitu, benak insan-insan politik masih mempertanyakan akan kemungkinan tersebut. Apakah mungkin Erick menjadi capres potensial dalam Pilpres 2024? Bila mungkin, apa modal politik yang dimiliki Menteri BUMN ini untuk menyongsong kontestasi besar tersebut?

Modal Politik

Guna melihat kemungkinan tersebut, beberapa modal politik Erick tentunya juga perlu diamati. Pasalnya, modal politik seseorang turut menentukan prospek dan kemungkinan dari seorang kandidat.

Kimberly L. Casey – seorang pengajar di Northwest Missouri State University, Amerika Serikat (AS) – dalam tulisannya yang berjudul Defining Political Capital menjelaskan bahwa modal politik (political capital) ini dapat berasal dari berbagai jenis modal yang dimiliki, seperti modal ekonomi, modal sosial, modal manusia, modal kultural, modal simbolis, dan jenis-jenis modal lainnya.

Dalam tulisan tersebut, Casey menggunakan pendekatan ala Pierre Bourdieu – seorang filsuf kelahiran Prancis – yang banyak berbicara mengenai modal sosial (social capital), modal kultural (cultural capital), dan modal simbolis (symbolic capital). Mungkin, dengan menggunakan tulisan dan pendekatan Bourdieuan ini, modal-modal politik Erick dapat ditelisik.

Salah satu jenis modal yang dapat menjadi modal Erick dalam Pilpres 2024 nanti adalah modal ekonomi. Layaknya modal dalam sebuah proses produksi, modal ekonomi ini dinilai dapat ditransformasikan sebagai modal politik.

Casey menjelaskan bahwa modal ekonomi ini dapat meliputi kekayaan personal seorang kandidat. Selain itu, modal ekonomi dapat berasal dari pendanaan yang ditujukan menjadi bagian dari upaya pencalonannya, seperti pendanaan kampanye.

Mungkin, untuk saat ini, pendanaan pencalonan untuk Erick belum ada. Meski begitu, kekayaan personal yang dimiliki Menteri BUMN ini bisa jadi tak bisa dianggap remeh.

Sebagai pendiri Mahaka Group, Erick tak dapat dipungkiri memiliki modal ekonomi personal yang cukup besar. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelanggaraan Negara (LHKPN) yang dipublikasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Januari lalu, Erick memiliki harta kekayaan senilai Rp 2,3 triliun.

Selain itu, dukungan modal ekonomi Erick bisa juga datang dari modal sosial yang dimilikinya, yakni ikatan personal. Seperti yang diketahui, Menteri BUMN ini merupakan saudara dari salah satu orang terkaya di Indonesia – yakni Garibaldi “Boy” Thohir – yang menurut majalah Forbes memiliki nilai kekayaan sekitar USD 1,6 miliar atau sekitar Rp 22,4 triliun (kurs Rp 14.000).

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Redaksi

Baca Juga