Fahira Idris: Kabinet Harus Responsif Menjawab Isu.

Fahira Idris

Jakarta, Akuratnews.com - Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris mengatakan, Informasi bohong atau hoax akan semakin mudah diramu saat instansi pemerintah tidak satu suara dalam menjawab isu. Menurutnya, publik semakin menganggap 'hoax' merupakan sebuah kebenaran jika pemerintah lamban dan tidak responsif mengklarifikasi berbagai isu-isu dengan data dan fakta yang komprehensif.

"Makanya jika ingin hoax tidak merajalela menghantam pemerintah, maka kabinet harus responsif menjawab isu. Pemerintah punya semua sumber daya, masak kalah dengan komplotan pembuat hoax," kata Fahira di Jakarta, Senin (16/01/17).

Senator asal DKI Jakarta ini mengatakan, serangan informasi hoax tidak hanya menyasar pemerintahan saat ini saja, melainkan sudah terjadi sejak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Meski demikian, pembuat dan penyebar informasi hoax saat ini lebih memiliki celah menyerang karena pemerintah secara tidak sadar ‘rajin memberi umpan'," tegas Fahira.

"Kalau pemerintah ‘tidak rajin beri umpan’, maka penyebaran berita hoax bisa efektif dicegah. Karena pencegahannya bukan sekadar mengancam menindak tegas atau menjerat pidana penyebar hoax. Sebab, hoax akan tetap ada jika pemerintah lamban menjawabnya dengan fakta. Selain itu pemerintah juga harus jelas membedakan mana kritik mana hoax," ujarnya mengingatkan. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga