Fantastis, Bandeng Kawak Sidoarjo Dihargai Rp1,4 Miliar di Pelelangan

Bupati Saiful Ilah (5 dari kiri), didampingi mantan Sekda Sidoarjo, H. Joko Sartono (paling kiri) dan Plt. Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo, H. Bachruni Aryawan (2 dari kanan) bersama para penawar tertinggi 1 - 4. (foto istimewa)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Fantastis! Total dana terkumpul sebesar Rp 1,4 miliar dari hasil lelang Bandeng Kawak tradisional yang digelar di Alun-alun Sidoarjo, Rabu malam (13/11/2019). Perolehan dana ini meningkat dua kali lipat, dibanding sebelumnya, Rp700 juta.

Terkumpulnya dana Rp1,4 miliar itu berasal dari penawar tertinggi 1 - 4 (di atas Rp100 juta) plus puluhan penawar lainnya (di bawah Rp100 juta).

Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah mengatakan, lelang Bandeng Kawak tradisional di Sidoarjo merupakan tradisi tahunan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini digelar sejak era Bupati Sidoarjo R. Samadikun pada 1962 silam hingga sekarang ini.

"58 tahun lelang bandeng kawak di Sidoarjo. Tradisi ini perlu dipelihara dan dilestarikan sampai kapanpun, karena sudah jadi identitas Sidoarjo sebagai penghasil bandeng dan ikon destinasi wisata budaya Sidoarjo. Juga, penyemangat para pembudidaya Bandeng Kawak," harapnya.

Ditambahkan, dana hasil lelang Bandeng Kawak itu akan disalurkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.

Berikut ini, lima penawar tertinggi 1 - 4 lelang Bandeng Kawak tradisional: penawar tertinggi 1 - PT Mutiara Masyhur Sejahtera (Kahuripan Nirwana Village), Sidoarjo (Rp155 juta); penawar tertinggi 2 - PT Sarana Dwi Makmur, Sidoarjo (Rp150 juta) dan PT Minarak Brantas Gas Inc (Rp150 juta); penawar tertinggi 3 - PT Pondok Tjandra Indah, Sidoarjo (Rp120 juta) serta penawar tertinggi 4 - PT. Avilla Prima, Sidoarjo (110 juta).

Kelima penawar tertinggi itu telah menyisihkan puluhan penawar lainnya yang memberikan penawaran di bawah Rp100 juta.

Acara lelang Bandeng Kawak tersebut dihadiri Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Kemendagri, Sugeng Haryono, Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, Sekda Sidoarjo, H. Achmad Zaini, anggota DPRD Sidoarjo, jajaran Forkopimda Sidoarjo, kepala OPD dan camat se-Sidoarjo, kalangan pengusaha, bank, konsultan, pendidik serta petani tambak. (*)

Baca Juga