Ferdinand Minta Polri dan MKD DPR Profesional Tangani Kasus Herman Heri

Jakarta, Akuratnews.com - Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, meminta Polri dan MKD DPR bertindak profesional dalam penanganan kasus yang mencatut nama Herman Heri.

"Kita minta polisi bertindak profesional dan segera menindaklanjutinya apabila memang korban melaporkan penganiayaan tersebut," kata Ferdinand kepada Akuratnews.com, Kamis (21/06/2018).

"Selain itu, saya pikir MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) DPR RI harus juga mengambil langkah untuk ini. Harus proaktif, jangan cuma menunggu nunggu laporan," imbuh Ferdinand.

Ia menjelaskan, setiap tindakan pengeroyokan, penganiayaan atau tindak kekerasan apapun, memiliki konsekuensi pidana yang diatur di dalam KUHP. Hukum, harus ditegakkan bahkan kepada anggota DPR sekalipun.

"Ancaman hukumnya, jelas diatur. Pasal 351 KUHP mengatur ancaman hukumannya sampai 5 tahun kurungan bila masuk kategori penganiayaan berat," kata Ferdinand.

Sebelumnya diberitakan, politisi PDIP yang juga anggota komisi III DPR RI Herman Heri, terlibat baku pukul di Jl. Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Minggu, 10 Juni 2018 lalu, sekitar pukul 21.30-22.00 WIB malam hari.

Korban atas nama Ronny Kosasih Yuniarto beserta Isteri dan dua orang anaknya yang masih di bawah umur, dikabarkan berencana menindaklanjuti insiden tersebut ke Polres Jakarta Selatan dengan pendampingan Febby Sagita selaku kuasa hukum pada siang ini, Kamis (21/06/2018). (MDz)

Penulis:

Baca Juga