Festival Payung Indonesia 2020, Sekdakot Beri Dukungan Sanggar Cantiq Depok

Sanggar Cantiq saat tampil pada event Festival Payung 2019

Depok, Akuratnews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Depok Hardiono berikan respon positif akan tampilnya Sanggar Cantiq pada event rutin tahunan Kementerian Pariwisata itu.

Hardiono bahkan membuka ruang kepada pihak Sanggar Cantiq untuk lakukan jejak pendapat dengan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Depok sebagai wujud dukungan sebelum moment Festival Payung Indonesia 2020 berlangsung 4-6 Desember mendatang.

Dirinya, mewakili Pemkot Depok mendorong pihak sanggar tuk beraudensi pada pihak dinas terkait sejumlah persiapanya.

"Sangat positif, baik dan perlu dikembangkan dan agar berkoordinasi, beraudensi dengan pihak Disporyata," ujar Hardiono kepada Akuratnews.com. Selasa,(24/11/2020).

Terkait itu, Ketua Sanggar Cantiq Erni menyambut baik adanya respon positif dari orang nomor tiga di Pemkot Depok tersebut.

Ia mengaku senang adanya respon positif itu dan akan segera melayangkan surat audensi kepada pihak Disporyata Depok sesuai arahan dari Sekdakot Depok.

"Terima kasih respon yang diberikan pak Sekdakot. Kami segera layangkan surat audensinya sesuai arahan beliau," ucap Erni.

Sanggar Cantiq sebelumnya juga tercatat pernah ikut tampil pada bagian dari event prioritas Kementerian Pariwisata dalam Calender of Event (CoE) di tahun 2019 lalu.

"Ini kedua kali kami (Sanggar Cantiq) ikut Festival Payung kalender tahunan Kementerian Pariwisata," jelas Erni.

Dikatakan Erni, tema tari yang nantinya akan ditampilkan dalam panggung utama Festival Payung Indonesia 2020 mengusung tema Perang Hubat.

Dia menuturkan akan ada sebanyak 28 orang penari yang terlibat di dalam penampilan tari Perang Hubat nanti di Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

Tak hanya menampilkan para penari, Sanggar tari asal Depok itu juga turut melibatkan para pelukis di festival akan dihadiri banyak seniman mancanegara itu.

"Sanggar Cantiq nantinya akan tampil bersama dengan seniman-seniman dari Thailand, Korea, Japan India, Spanyol, Brasil dan negara lainnya. Kami juga libatkan para pelukis pad event tersebut," ujarnya.

Dalam moment itu, Sanggar Cantiq juga akan memgusung konsep kebudayaan tradisional yang di dalamnya juga bisa menampilkan sejumlah kerajinan asal Kota Depok.

"Kami juga diberikan kesempatan oleh pihak panitia penyelenggara untuk memperkenalkan juga unsur kesenian lain seperti batik Depok, maupun kerajinan lokal Depok lainya," tutup Erni.

Penulis:

Baca Juga