Suku Anak Dalam

Forum Kemitraan Jadi Solusi Atasi Masalah SAD

AKURATNEWS – Terkait persoalan Suku Anak Dalam (SAD), seluruh komponen diminta untuk berkolaborasi di dalam Forum Kemitraan Pembangunan Sosial SAD yang telah digagas sejak tahun 2018 lalu.

“Semua komponen itu adalah pihak pemerintah dari pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten beserta masyarakat, NGO dan perusahaan untuk saling berkolaborasi dan bahu membahu,” kata Budi Setiawan, juru bicara Forum Kemitraan SAD, beberapa waktu lalu di Jambi.

Menurut Budi Setiawan, persoalan SAD sudah cukup akut dan mesti diselesaikan secara bertahap. Setidaknya, kata dia, ada program jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

"Sekarang masalah ekonomi SAD tidak ada yang menyentuh. Sementara mereka lapar, lokasi berburu sudah tak ada dan ruang hidup semakin sempit," kata Budi Setiawan yang juga Ketua Yayasan Prakarsa Madani (YPM).

Sementara itu kendala utama melambatnya kerja-kerja Forum Kemitraan SAD adalah kurang kepedulian stakeholder yaitu Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi.

"Di sini harus ada program jangka panjang dan pendek dalam pembangunan sosial demi mencapai Kesejahteraan. kalau kesejahteraan itu harus ada jangka panjang dan jangka pendek. Jangka pendek itu harus sektor ekonomi jangka panjang itu pendidikan. Karena pendidikan itu investasi," kata Budi Setiawan.

Saat ini, menurut Budi Setiawan, Forum SAD terus bergerak setiap enam bulan. Budi juga mengapresiasi Pemkab Sarolangun dan Merangin yang sudah benar-benar memiliki program terkait pemberdayaan SAD.

"Yang sudah berkomitmen itu Merangin dan Sarolangun. Misalnya ada Kampung Madani di Sarolangun,” kata Budi.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Irish
Editor: Redaksi

Baca Juga