Foto Sandi Temui Korban Banjir di Makassar Jadi Sorotan Masyarakat

Makassar, Akuratnews.com - Sebuah foto yang menunjukkan Sandiaga Uno tengah menemui korban banjir di Makassar saat berkunjung ke Sulawesi Selatan, mendapat banyak sorotan.

Dalam foto tersebut, terlihat korban banjir yang ditemui Sandiaga Uno, berlumuran lumpur pada bagian depan. Namun, bagian belakangnya tidak berlumur lumpur.

Para netizen khususnya pendukung Jokowi pun menyampaikan kritik dan menuding foto pertemuan dengan korban banjir tersebut cuma ‘sandiwara’ alias dibuat-buat oleh tim Sandi.

Untuk diketahui, foto tersebut dijepret saat Sandiaga Uno mengunjungi korban banjir di Kecamatan Tamalate, Kelurahan Mangasa, Jalan Malengkeri Lorong Zchar, Makasar, Sulawesi Selatan, Sabtu 26 Januari 2019.

Salah satu akun facebook, yakni Dukung Presiden Jokowi Untuk Pembangunan Indonesia, menyebutkan kecurigaannya, krena banjir bandang yang melanda Sulsel, trejadi pada Rabu 23 Jauari 2018.

“Yang anehnya. Sandi berkunjung pada Sabtu, 26/1. Masuk akalkah selama 3 hari si bapak bertelanjang dada tanpa ada yang membantu memberinya pakaian?” tulisnya.

Selain itu, tulisnya, kamera menyoroti tubuh korban dari belakang, ternyata punggungnya bersih tak berlumpur seperti di bagian dadanya.

“Rupanya sang sutradara lupa mrngoleskan lumpur ke punggung si bapak. Maka sandiwara kali ini pun gagal lagi,” tudingnya.

Meski begitu, netizen lain tetap meminta positive thinking.

“Saya juga merasa lucu, tapi saya berpikir positif. Bapak di foto itu jelas tidak berguling-guling di lumpur jadi tidak harus semua badannya yang berlumpur. Sama dengan orang mencangkul di sawah, cuma bagian depan yang berlumpur. Berpikirlah positif karena orang cerdas itu mencari fakta bukan menebar fitnah seperti orang dungu,” tulis netizen, Arif Syarif.

Ajak Masyarakat Bantu Korban

Seperti diketahui, sebelumnya Sandiaga Uno datang ke lokasi banjir tanpa membawa atribut partai maupun sebagai Calon Wapres.

Selain itu, Sandi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberi sumbangan untuk para korban banjir melalui badan Yayasan Amal Jariyah Indonesia.

“Dengan banyaknya bencana di negeri ini. Saya bersama Prabowo Subianto, jika diberikan amanat melayani masyarakat akan membentuk kementerian penanggulan bencana, agar ada tindakan sebelum dan sesudah bencana. Indonesia terletak di ring of fire. Sudah saatnya kita punya kementerian untuk penanggulan bencana tersebut,” ucap Sandi.

Penulis:

Baca Juga