Frans Agung Politisi Muda Hanura Yang Peduli Perubahan Daerah

Frans Agung MP Natamenggala

Jakarta, Akuratnews.com - Sebagai tokoh muda asal Lampung, dari Partai Hanura, Frans Agung MP Natamenggala, sangat dikenal sebagai sosok yang ramah, kreatif, dan ulet serta dekat dengan lapisan masyarakat. Tidak salah bila warga Daerah Pilihan (Dapil) Lampung untuk memilih dan mendukungnya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) periode 2014-2019.

Frans yang dulu pernah menjadi mantan birokrat PNS di Kementerian PAN & RB ini mengatakan, terjunnya dirinya kedalam dunia politik adalah untuk membangun daerah di provinsi Lampung. Yang masih sebagian kurang mendapatkan perhatian, meskipun berada dekat dengan pusat pemerintah/ibukota negara.

Ketua DPP Bidang Pembinaan Wilayah Lampung dan Bengkulu ini mengaku, sebagai politisi muda, dirinya ingin mengajak para tokoh nasional asal lampung, tokoh2 daerah, para tokoh adat dan tokoh muda untuk kita bersama sama terus membangun dan peduli terhadap kemajuan daerah yang kita diami. agar pertumbuhan ekonomi semakin lebih baik.

Wakil Ketua Umum DPP Satria Hanura ini mengungkap, dengan adanya generasi tokoh muda yang inovatif, kreatif, maka akan semakin terbukanya lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang mandiri dan maju.

"Kepedulian saya untuk merubah daerah agar lebih mandiri dan maju pesat pertumbuhan ekonominya demi kesehjateraan masyarakatnya," kata Frans kepada Akuratnews.com, Sabtu (11/2/2017).

Anggota Komisi IX DPR ini menilai, dengan adanya kepedulian dari generasi muda, maka akan banyak kesempatan lapangan kerja, karena banyak investor yang masuk ke daerah tersebut.

" Kalau di daerah pemuda kreatif, maka akan banyak peluang bisnis yang bergerak kecil ke pelosok-pelosok, seperti Lampung dan Bengkulu, serta daerah lainnya, sehingga membantu pemerintah," jelasnya.

Menurut pria kelahiran Lampung,14 Agustus 1974 ini, bahwa saat ini banyak pemuda yang terjun ke dunia politik hanya demi kepentingan ambisi pribadinya saja, kurang peduli dan perhatian kepada tanah kelahiran nya/daerah nya sendiri. tetapi saat ini yang dibutuhkan adalah seorang tokoh muda/politisi muda yang benar benar dan serius peduli terhadap daerahnya. khsususnya daerah pilihannya (Dapil) dan daerah asal kelahirannya.

Namun, sangat disayangkan meskipun banyak pemuda yang terjun ke dunia politik tetapi masih minim perhatiannya ke daerah-daerah, Padahal daerah tersebut membutuhkannya.

Dia menyebut, sejauh ini belum ada juga program Pemkab-pemkab di daerah yang fokus membangun generasi penerus.Maka dirinya berharap dengan adanya organisasi sayap Partai Hanura, Satria Hanura akan memperdayakan generasi muda dengan melakukan program-program yang peduli dengan daerah.

Dirinya pun berharap akan membuat program pemberdayaan pemuda di dapilnya.Tujuannya supaya pemuda peduli dengan daerahnya dan mandiri.
Siapa lagi yang akan peduli dan perhatian dengan kampung halaman nya sendiri.

"Kalau bukan kita yang akan meneruskan perjuangan untuk pembangunan daerah kita ini. Para politisi muda dan tokoh muda, jangan kalah semangatnya dan rasa juang nya ingin membangun daerah. Dengan para pendahulu kita. Loyalitas, dedikasi kita untuk membangun daerah, kita tanamkan dgn sungguh sungguh. Niat kita membangun daerah untuk kepentingan masyarakat banyak," ujarnya.

Lanjutnya sepertinya hal nya niat pengorbanan para pendahulu, memperjuangkan kemerdekaan dan mempejuangkan pembangunan daerah nya, tanpa pamrih. Mengorbankan harta benda dan nyawa.

" Masa kita generasi muda kalah semangatnya dgn para pendahulu kita. Kita harus punya rasa malu dong. Kita kita inilah para generasi muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan untuk meneruskan pembanguan daerahnya, pembangunan nasional," ucapnya.

Sehingga, jangan sampai para pendahulu sebelumnya,"Seperti senior-senior kita malah tidak percaya dengan kita sebagai calon penerus generasi yang akan datang. Kita tunjukkan dan buktikan kalo kita mampu untuk meneruskan pembanguan yang telah mereka bangun/rintis selama ini," tegasnya. (Agus)

Penulis:

Baca Juga