Gaji Bulanan dan THR Tidak Dibayarkan, Karyawan Rusak Halaman Pabrik

Bogor, Akuratnews.com - Ratusan karyawan PT. Shinwoo Indonesia, yang berada di Jalan raya Narogong km 26 Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, melakukan aksi unjuk rasa di depan halaman pabrik dan merusak sebagian ruangan pabrik dan dua sepeda motor milik kepala produksi dan HRD PT Shinwoo.

Kaca lobi yang pecah akibat lemparan batu yang di lakukan karyawan ini merupakan bentuk kekecewaan mereka, karena gaji bulanan dan Tunjangan Hari Raya (THR) Menjelang hari Raya Idul Fitri tidak di bayarkan oleh pihak manajemen.

"THR kita selama setahun ini baru di bayar 100 ribu, gaji juga selama ini telat terus mas, yang harusnya kita gajian tanggal 10, turunnya bisa tanggal 15, itu juga gaji kita bayarnya di cicil gak semuanya di turunin," kata Yani, salah satu karyawan pabrik kepada Akuratnews.com, Jum'at (23/6).

Selain itu, mereka juga mengeluhkan peraturan yang di buat oleh pihak manajemen yang terkesan menekan karyawan, dan memeras keringat mereka tanpa memperdulikan kondisi kesehatan karyawan.

"Kalau kita tidak masuk tanpa keterangan atau pakai surat dokter di potong 100 ribu, hari Minggu aja gak di hitung lembur, padahal kita masuk sampai jam setengah 1 malem. Yang lebih saya heran, kalau kita gak masuk itu kita di hukum kaya anak sekolah, disuruh berdiri di depan Line," keluhnya kesal

Hal ini, membuat pihak kepolisian Polsek Cileungsi turun tangan untuk meredam kemarahan para karyawan, walaupun pihak kepolisian sangat menyayangkan atas tindakan para karyawan yang melewati batas dengan meluapkan kekesalan mereka, namun masih bisa di fahami dan di berikan toleransi.

"Kami penegak hukum tidak akan pandangan bulu dan tidak akan tinggal diam, pada dasarnya ini sudah tindak pidana tapi kami dapat memaklumi, dan membantu memediasikannya dengan pihak perusahaan. Untuk itu tolong bersabar dan hargai mereka yang telah melakukan mediasi, saya yakin rekan-rekan mengerti dan bisa di ajak kerjasama," tegas Kapolsek Cileungsi, Kompol Jaka Mulyana.

Pihak kepolisian pun membatu mendampingi pihak perusahaan dan perwakilan karyawan untuk melakukan mediasi, agar menemui titik terang. Dan setelah kurang lebih satu jam melakukan mediasi yang di dampingi oleh pihak kepolisian, hasil mediasi ini langsung di sampaikan oleh Kapolsek Cileungsi.

"Pihak perusahaan akan membayarkan sisa THR dan gaji periode Juni 2017 pada tanggal 15 Juli 2017 atau setelah lebaran, ini sudah kesepakatan antara pihak karyawan dan pihak perusahaan, dan seluruh karyawan masuk kerja seperti biasa mulai tanggal 3 Juli 2017," jelasnya

Jaka melanjutkan, bahwa aparat keamanan berdiri di tengah, disini kami netral, saya minta semuanya harus bisa memahami setelah tadi kita mambacakan hasil mediasi dengan pihak perusahaan.

"Tolong harus bisa menjaga emosi, semua permasalahan pasti ada jalan keluarnya, semuanya butuh proses, saya minta yang tadi ikut mediasi di dalam di jadikan corong bagi rekan-rekan sekalian dan tolong di patuhi hasil yang sudah mediasikan tadi," Tandasnya. (Toro)

Penulis:

Baca Juga