Gaji Dipotong Bank Rp15 Ribu, PNS Sidoarjo Pertanyakan Buat Apa?

Yongki, PNS Sidoarjo yang mempertanyakan pemotongan gaji oleh pihak Bank. (Foto dok. akuratnews.com).

Sidoarjo, Akuratnews.com - Sejauh ini, terbilang jarang ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berani mencurahkan isi hatinya atau curhat. Namun, curhatnya kali ini beda, bukan berkaitan kehidupan pribadinya, melainkan haknya sebagai pegawai negeri. Dia mempertanyakan soal pemotongan gaji bulanannya sebesar Rp15 ribu yang ditengarai dilakukan pihak bank.

Hal itu diungkapkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, Yongki pada Akuratnews.com, Selasa (23/7/2019).

"Sejak penerimaan gaji melalui ATM, tak pernah saya minta lembar struknya. Sekalinya saya minta, mendadak saya baca rincian tertulis potongan Rp15 ribu. Dalam benak saya, untuk apa potongan itu?" ucap pria plontos ini dengan nada kesal.

Kabarnya, sambung Yongki, potongan Rp15 ribu dikenakan bagi pegawai yang memiliki pinjaman di bank tersebut. Sedangkan, pegawai yang tidak mempunyai pinjaman dipotong Rp10 ribu.

"Padahal, saat kita menutup pinjaman, bank ini langsung mem-pinalti," cetusnya.

Lebih lanjut dikatakan Yongki, dia tidak menyoal besaran potongan itu, justru mempertanyakan peruntukkannya. Karena, selama ini dia tidak pernah menerima penjelasan apapun dari pihak bank tentang potongan tersebut.

"Jika tidak ada kejelasan soal kegunaan potongan Rp15 ribu itu, sebagai nasabah, ya saya merasa keberatan. Karenanya, saya meminta penerimaan gaji melalui bank milik pemerintah lainnya, semisal BRI. Atau penerimaan gaji dikembalikan seperti semula, lewat tangan bendahara gaji," harapnya.

Sementara itu, ketika Sekda Sidoarjo, H. Achmad Zaini dikonfirmasi Akuratnews.com mengenai hal tersebut, dia belum memberikan tanggapannya hingga berita ini ditayangkan.*

Baca Juga