Rekapitulasi Pemilu 2019

Ganti Anggota KPU Bisa Jadi Solusi Kembalinya Kepercayaan Masyarakat?

Jakarta, Akuratnews.com - Dugaan kecurangan yang terjadi dalam Pemilu 2019 sudah sampai pada tahap membuat resah dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat.

"Turunnya tingkat kepercayaan masyarakat ini juga berimbas pada terjadinya krisis kepercayaan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai salah satu lembaga yang berwenang menyelenggarakan Pemilu," beber Kordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi dalam diskusi Forum Tebet bertema 'Membongkar Modus Operandi Kecurangan Pilpres' di Jakarta, Kamis (9/5).

Untuk membentuk kepercayaan baru publik, ia menyarankan agar saat ini segera dilakukan penggantian seluruh atau sebagian anggota KPU, sehingga nantinya diharapkan proses penghitungan suara dan penetapan pemenang Pemilu bisa dilakukan anggota-anggota baru tersebut.

"Cara terbaik mengganti seluruhnya atau sebagian anggota KPU. Dengan adanya penggantian, kembali kepercayaan masyarakat bisa diselamatkan," ujar Adhie.

Sebelumnya, berbagai pernyataan yang meragukan hasil rekapitulasi KPU terus bermunculan. Mulai dari desakan menghentikan proses penghitungan suara KPU, tuntutan diskualifikasi pasangan nomor Urut 01, dan kini permintaan pergantian anggota KPU.

Desakan tersebut bermunculan setelah dalam hasil penghitungan suara sementara KPU, pasangan Jokowi-Ma'ruf masih tetap unggul dengan 56,2 persen suara dan Prabowo-Sandiaga dengan 43,7 persen suara.

"Segala persoalan seharusnya bisa selesai dan ketegangan kecurangan juga selesai. KPU dengan trust (kepercayaan) baru akan menyelamatkan kedua belah pihak," pungkas Adhie.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga