Gatot dan Din Ditolak Jenguk dan Bertemu Idham Azis, Inilah Jawaban Polri

Jakarta, Akuratnews.com - Dua petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin serta Presidium KAMI lainnya gagal menjenguk para aktivis dan pentolan KAMI yang ditahan serta bertemu Kapolri, Jenderal Idham Azis.

Mereka ditolak petugas yang berjaga di Gedung Bareskrim Polri. Gatot dan petinggi KAMI lainnya dihalangi petugas saat hendak menuju lift gedung Bareskrim Polri. Perwakilan KAMI meminta petugas agar mengizinkan Gatot dan Din bertemu Kapolri.

“Siapa ya Pak mau ke atas?” tanya petugas baju kemeja warna putih.

“Ini ada Pak Gatot dan Pak Din,” jawab petinggi KAMI.

“Saya sampaikan dulu ke atas ya,” sambung petugas.

Din Syamsuddin tampak bernegosiasi dengan petugas. Namun, setelah beberapa saat menunggu petugas tidak memberikan izin masuk. Mereka akhirnya keluar gedung Bareskrim Polri.

Polri sendiri menjelaskan soal penolakan upaya Gatot cs menjenguk dan bertemu Kapolri ini.

“Jadi begini, yang namanya orang mau menengok tersangka itu ada jadwalnya,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/10).

Argo menyebut, ketersediaan jadwal pun bukan jaminan Gatot cs bisa menjenguk anggota KAMI yang ditahan. Ini tidak dimungkinkan jika pemeriksaan masih berlangsung.

“Apabila ada jadwalnya pun kalau masih dalam pemeriksaan juga tidak kita mengizinkan. Itu di sana, karena masih dalam pemeriksaan,” sebut Argo.

Ia meminta semua pihak saling menghargai. Argo menegaskan penyidik masih bekerja memeriksa para anggota KAMI yang ditahan.

“Dan semuanya kita juga arus sama-sama saling menghargai bahwa penyidik juga masih bekerja masih memeriksa dan sebagainya. Tentunya kita tahu seperti itu,” kata Argo.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga